BANDUNG – Hari Selasa, 4 Maret 2025, telah dilaksanakan kegiatan koordinasi antara PLT Kepala Jasa Raharja Cabang Bandung, Theodorus Victor Seran, dengan Bina Marga Kota Bandung, terkait pendataan jalan provinsi dan jalan wisata yang ada di wilayah Kota Bandung. Kegiatan ini bertujuan untuk mendata kondisi jalan yang rusak dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Kegiatan pendataan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan keselamatan jalan di wilayah Kota Bandung, khususnya pada jalan provinsi dan jalan wisata yang sering dilalui oleh masyarakat, wisatawan, dan kendaraan bermotor. Jalan yang rusak dan tidak terpelihara dengan baik dapat menjadi salah satu faktor penyebab utama kecelakaan lalu lintas, sehingga pendataan kondisi jalan ini menjadi sangat penting untuk mengambil langkah perbaikan dan pemeliharaan jalan yang lebih efektif.
Kegiatan ini juga terkait dengan persiapan pelaksanaan PAM Lebaran 2025, di mana diperkirakan akan ada peningkatan volume kendaraan di jalan, terutama pada jalur wisata dan jalur utama provinsi. Dengan adanya pendataan dan perbaikan jalan yang rusak, diharapkan dapat mengurangi potensi kecelakaan selama arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2025, sekaligus memastikan kelancaran dan keselamatan perjalanan bagi para pemudik.
Dalam koordinasi ini, Theodorus Victor Seran, selaku PLT Kepala Jasa Raharja Cabang Bandung, mengungkapkan bahwa Jasa Raharja memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan lalu lintas. “Kecelakaan yang disebabkan oleh jalan rusak berpotensi menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Sebagai lembaga yang bertugas memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan lalu lintas, kami sangat mendukung setiap upaya untuk mendata dan memperbaiki kondisi jalan, agar kecelakaan dapat diminimalisir, terutama menjelang pelaksanaan PAM Lebaran 2025,” ujar Theodorus.



























