Menu

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Beranda · 14 Nov 2024 18:48 WIB

Pemprov Jabar Dorong Keterlibatan Industri di Sekolah Vokasi, Intervensi Jumlah Pengangguran


					Pemprov Jabar Dorong Keterlibatan Industri di Sekolah Vokasi, Intervensi Jumlah Pengangguran Perbesar

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong keterlibatan industri di sekolah vokasi, guna menekan angka pengangguran.

Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Machmudin menuturkan, harus ada link and match antara kebutuhan dan ketersediaan.
Sebab pada saat ini, ketersediaan belum mampu menyesuaikan kebutuhan industri. Sehingga banyak angkatan kerja tidak terserap maksimal.
“Kita berharap agar lebih banyak lagi kerjasama antara SMK dan perusahaan, yanh bisa membantu agar tingkat pengangguran tidak tinggi. Minimal bisa tersalurkan semua,” kata Bey Machmudin di Kota Bandung, Kamis 14 November 2024.
Salah satunya seiring hadirnya industri mobil listrik di Kabupaten Subang, dimana Pemprov Jabar kata dia agar mereka selain membangun pabrik, tetapi juga memberikan pelatihan.
Sehingga ketika pabrik selesai, tenaga kerjanya juga sudah siap dan sudah bisa beroperasi maksimal.
“Itu memang harus mulai beralih ke padat teknologi, jangan hanya padat karya,” ucapnya.
Sementara Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa Karya Guna mengatakan, kapabilitas lulusan SMK atau sekolah vokasi harus ditingkatkan.
Selain itu, pola pikir atau kebiasaan enggan bekerja di tempat yang jauh dari rumah juga harus digeser, dalam mengurangi angka pengangguran.
“Banyak yang tidak mau bekerja dengan jarak yang terlalu jauh dari tempat tinggal. Ini menjadi PR buat pemerintah, bagaimana melakukan edukasi,” tuturnya.
Dia berharap, sejumlah kendala ini dapat segera dirampungkan sehingga angkatan kerja di Jawa Barat dapat terakomodir, dimana nantinya akan berdampak dengan menurunnya angka pengangguran.
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Dan RS Fikri Medika Perkuat Penanganan Kegawatdaruratan Di Kantor Desa Purwasari

20 September 2026 - 14:49 WIB

Jasa Raharja Cabang Bandung dan RS Santosa Central Bandung Perkuat Sinergi Untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

20 September 2026 - 09:56 WIB

Komitmen Anti Penyuapan: Pos Properti Indonesia Raih Sertifikat SNI ISO 37001:2025

18 September 2026 - 16:12 WIB

Jasa Raharja Tasikmalaya Dorong Kepatuhan Wajib Pajak melalui Kegiatan Penelusuran Kendaraan Bermotor di Kecamatan Sukaraja

18 September 2026 - 15:08 WIB

Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Laksanakan Aksi Simpatik dan Pemasangan Spanduk Himbauan Keselamatan di Titik Rawan Kecelakaan

18 September 2026 - 14:19 WIB

Sosialisasi Opsen Dan Kepatuhan Pembayaran Pajak Di Lingkungan Kampus Usindo Karawang

18 September 2026 - 10:02 WIB

Trending di Berita Daerah