Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Bisnis · 11 Feb 2026 17:33 WIB

Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan


					Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Perbesar

BANDUNG – Anugerah Avirama Nawasena (AAN) 2026 yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) di Kampus SBM ITB Bandung menegaskan pentingnya praktik nyata Environmental, Social, and Governance (ESG) serta kepemimpinan berkelanjutan lintas sektor. Kegiatan ini diawali laporan penyelenggaraan ESG Award oleh Ketua AAN, Melia Famiola, S.T.P., M.T, Ph.D., dilanjutkan sambutan Wakil Rektor ITB, Dr. Andryanto Rikrik Kusmara, S.Sn., M.Sn. serta penganugerahan kepada para penerima award dari kelompok korporasi, usaha kecil, hingga individu.

Dalam laporannya, Melia Famiola menjelaskan bahwa Anugerah Avirama Nawasena bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari proses panjang pemantauan dan pembelajaran berkelanjutan. Sepanjang 2025, tim UN Principles for Responsible Management Education (PRME) SBM ITB melakukan pemantauan terhadap sekitar 76 industri dan individu lintas sektor, menelusuri praktik reinovasi, transformasi model bisnis, serta implementasi ESG.

“Penerima Anugerah Avirama Nawasena bukanlah mereka yang paling banyak berbicara tentang sustainability, melainkan yang paling konsisten menjalankannya, yang berani mengambil keputusan, dan yang nyata menunjukkan dampaknya,” ujar Melia Famiola, Ketua Anugerah Avirama Nawasena SBM ITB dalam siaran persnya.

Baca Juga :  Dukung Green Energy, Wali Kota Bandung Mulai Gunakan Mobil Listrik

Ia menegaskan bahwa para penerima award diharapkan menjadi role model bagi mahasiswa, akademisi, dan pelaku usaha. Penyelenggaraan AAN juga melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi melalui integrasi dengan kegiatan akademik, serta didukung kolaborasi dengan sejumlah mitra, antara lain Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Social Investment Indonesia, Emil Salim Institute, dan komunitas ESG Indonesia.

Sementara itu, Wakil Rektor ITB menekankan pentingnya kolaborasi lintas bidang dalam kerangka “1 ITB” yang menyatukan sains, teknologi, bisnis, dan seni untuk memberi dampak bagi bangsa. “Inisiatif seperti Anugerah Avirama Nawasena perlu menjadi tradisi di ITB. Ini adalah bentuk pengakuan atas tokoh-tokoh yang telah menunjukkan komitmen, keberanian, dan konsistensi dalam menjalankan praktik keberlanjutan serta menciptakan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Andryanto Rikrik Kusmara dalam siaran persnya.

Ia juga menyampaikan bahwa ITB terus memperluas kemitraan strategis dengan berbagai pihak sebagai bagian dari komitmen perguruan tinggi berdampak, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi alumni dan para pemangku kepentingan.

Puncak acara ditandai dengan penganugerahan kepada para penerima Anugerah Avirama Nawasena dari berbagai kategori, yaitu:

Baca Juga :  Berantas kejahatan, Pemkot Bandung berlakukan Siskamling warga

*Kelompok Korporasi:*

– PT Pertamina (Persero) — Inovasi pada Produk untuk Keberlanjutan

– ⁠PT Nindya Karya — Inovasi pada Business Model dan Rantai Pasok Keberlanjutan

– ⁠Bank Mandiri — Inovasi untuk Keuangan Berkelanjutan

– ⁠PT Astra International Tbk. — Inovasi untuk Perubahan Sosial

*Kelompok Small Business:*

– Parongpong RAW Lab — Inovasi pada Produk Berkelanjutan

– ⁠Arkadia Works — Inovasi pada Service Berkelanjutan

– ⁠Evermos — Inovasi pada Business Model dan Rantai Pasok Berkelanjutan

– ⁠IBEKA — Inovasi Perubahan Sosial

*Kategori Individu dan Social Impact SBM ITB:*

– Prof. Dr. Ir. Melia Laniwati Gunawan, M.S. — Inovator ITB untuk Keberlanjutan

– ⁠Alm. Prof. Akhmad Zainal Abidin, MSc, PhD — Inovator ITB untuk Keberlanjutan

– ⁠Zagy Berian — Alumni Muda ITB untuk Keberlanjutan

– ⁠PT PLN Indonesia Power Saguling — Perusahaan Partner Societal Impact SBM ITB

Melalui AAN 2026, SBM ITB menegaskan bahwa keberlanjutan bukan sekadar wacana, melainkan praktik kepemimpinan yang menuntut keberanian, konsistensi, dan kolaborasi lintas sektor demi masa depan yang lebih adil dan berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

INACA Apresiasi Kemitraan Strategis Jasa Raharja dalam Ekosistem Penerbangan Nasional

16 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Pos Properti Indonesia Perkuat Ekosistem Gaming di Jakarta

16 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Jasa Raharja Bogor Dukung Kolaborasi Lintas Sektor melalui Lomba RSPA Diltlantas Polda Metro Jaya

15 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan, Jasa Raharja Perkuat Literasi Keuangan Ahli Waris Korban Kecelakaan

15 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Jasa Raharja Cabang Karawang Gelar Pengobatan Gratis bagi Pengemudi dan Masyarakat di Terminal Tanjungpura

14 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Jasa Raharja Bandung Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas di Operasi Gabungan PKB dan SW Samsat Kawaluyaan

14 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Trending di Berita Daerah