Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 27 Des 2024 07:51 WIB

Wamen BUMN dan Dirut Jasa Raharja Tinjau Penanganan Korban Kecelakaan Tol Cipularang di Radjak Hospital


					Wamen BUMN dan Dirut Jasa Raharja Tinjau Penanganan Korban Kecelakaan Tol Cipularang di Radjak Hospital Perbesar

CIKAMPEKDirektur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono bersama Wakil Menteri BUMN Dony Oskaria, dan Direktur Operasional Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menjenguk pasien yang tengah dirawat di Radjak Hospital akibat kecelakaan di Tol Cipularang pada 26 Desember 2024. Kunjungan dilakukan di sela pemantauan arus Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 ke Command Center KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, pada Jumat (26/12/2024).

Rivan menyampaikan bahwa musibah yang terjadi pada 02.20 WIB itu mengakibatkan total 64 korban, yakni 2 orang meninggal dunia, 25 korban masih dirawat inap di RS, dan 1 korban sedang dalam penanganan ICU. Untuk korban meninggal dunia, Jasa Raharja telah menyerahkan santunan masing-masing Rp50 juta yang diserahkan kepada ahli warisnya, sementara untuk korban luka, telah mendapat jaminan biaya perawatan di Radjak Hospital.

Baca Juga :  Jasa Raharja Jawa Barat Selanggarakan PPKL di SMK Bandung Timur Untuk Turunkan Angka Kecelakaan di Wilayah Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung

“Kecelakaan yang terakhir terjadi adalah karena faktor kelelahan, dan memang kelelahan hampir mencapai 20% menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas. Mudah- mudahan beberapa pasien yang luka ringan bisa dipulangkan hari ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Rivan menyampaikan bahwa tren kecelakaan lalu lintas di periode Nataru tahun ini menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Meski demikian, Jasa Raharja akan terus siaga dan terus melakukan pemantauan hingga arus balik nanti. “Sampai hari ini, santunan meninggal dunia turun sekitar 3% dibanding periode yang sama, meskipun memang ini masih belum sampai dengan titik akhir. Diharapkan ini sebagai wujud keterlibatan kita semua untuk terus menjaga kondisi sampai selesai nanti, termasuk dari sisi pengemudi dan yang lainnya,” imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Transformasi UMKM Lewat Rumah BUMN Bandung: Perjalanan Strategis Cikopi Mang Eko Menuju Kurasi BRIncubator

4 Maret 2026 - 21:58 WIB

Pastikan Jaminan Penumpang Angkutan Lebaran 1447 H / 2026 M, PT Jasa Raharja Laksanakan Koordinasi di Tiga Titik Strategis

3 Maret 2026 - 21:49 WIB

PT Jasa Raharja Serahkan Polis Asuransi Kecelakaan Dini (AKD) kepada Tim Penelusur P3D Wilayah Kabupaten Tasikmalaya

3 Maret 2026 - 21:44 WIB

Perkuat Sinergi Program Mudik Gratis, Jasa Raharja Jabar Koordinasi dengan BPTD Kelas I Jawa Barat di Terminal Leuwipanjang

3 Maret 2026 - 20:10 WIB

Jasa Raharja Hadiri Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026, Perkuat Sinergi Nasional Demi Mudik Aman dan Berkeselamatan

3 Maret 2026 - 20:07 WIB

Kemanusiaan di Bulan Ramadan: YBGS dan KPM Berbagi

3 Maret 2026 - 13:05 WIB

Trending di Bandung