Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 13 Sep 2024 21:19 WIB

Guru Ngaji, Salahsatu Pilar Untuk Meningkatkan SDM Unggul


					Guru Ngaji, Salahsatu Pilar Untuk Meningkatkan SDM Unggul Perbesar

BANDUNG – Peran guru ngaji dalam mendidik generasi bangsa menjadi penting untuk menyongsong era baru, dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang beragama.

Kendati demikian, kesejahteraan para tenaga pendidik ini sering terabaikan. Padahal selama ini mereka mempunyai tugas dan tanggung jawab yang penting dalam proses pendidikan moral.

Anggota DPRD Jabar, Siti Muntamah Oded, mengatakan, bila pemerintah kota
memberikan perhatian secara regulasi, dalam bentuk anggaran itu sangat wajar.

“Pada periode almarhum Mang Oded memperjuangkan hibah dari Kemenag untuk guru ngaji dari angka Rp 6 miliar menjadi Rp 13 miliar, kemudian naik menjadi Rp 65 miliar,” ujar Ummi, panggilan akrabnya saat ditemui di Jalan Soekarno-Hatta, Jumat (13/9/2024).

Baca Juga :  Ramai Polemik Cleansing Guru Honorer, Haru: Naikkan Status Guru!

Dengan begitu, kata Ummi, harapannya Kota Bandung jadi kota yang beradab.

“Mulai dari pendidikan secara formal dan non formal. Karena jumlah mereka (guru ngaji) banyak sekali dan mereka itu luar biasa, satu orang itu harus mengajar 80 anak,” ujarnya.

Dia menuturkan, jumlah pengajar tak seimbang dengan anak-anak di Kota Bandung.

“Jumlah anak-anak dua setengah juta dan guru ngaji cuma 4000. Untuk itu perhatian kepada mereka itu menjadi sebuah kewajiban dan tentu saja PKS bertanggung jawab dalam hal ini.”

Baca Juga :  Sejahterakan Pendidikan, Haru Siapkan Program Beasiswa Berkelanjutan

Hematnya, peran guru ngaji sangat vital membangun karakter dan membantu anak-anak di tengah keterbukaan informasi yang menggerus mental.

“Bukan hanya menjaga, tapi pemerintah harus memfasilitasi mereka, karena kapasitas upgrading yang diperlukan untuk guru-guru ngaji pun harus selaras dengan kebutuhan anak-anak saat ini.”

“Insyaallah kemenangan Haru dan Dhani, kita pastikan guru ngaji mendapatkan perhatian lebih,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

UPI Kukuhkan Guru Besar, Rektor: Bisa Berikan Dampak Luar Biasa

7 Mei 2026 - 14:12 WIB

Dorong Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor, Jasa Raharja Sukabumi Laksanakan SIGAP Instansi

5 Mei 2026 - 19:48 WIB

Operasi Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor oleh Jasa Raharja Kanwil Jabar dan P3DW Kabupaten Bandung II Soreang di Wilayah Kopo

5 Mei 2026 - 19:45 WIB

Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Cianjur Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Ramp Check Angkutan Umum

4 Mei 2026 - 08:06 WIB

Jasa Raharja Tasikmalaya Berikan Sosialisasi PPGD kepada Komunitas Vespa Antique Club (VAC) Tasikmalaya

3 Mei 2026 - 08:02 WIB

Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Jabar Kolaborasi dengan Dishub KBB dan Polres Cimahi melalui FKLL dan Pemasangan Rambu

2 Mei 2026 - 23:10 WIB

Trending di Berita Daerah