Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 12 Agu 2024 17:15 WIB

1.117 Orang Praja IPDN Jalani Bhakti Karya Praja di Jateng


					1.117 Orang Praja IPDN Jalani Bhakti Karya Praja di Jateng Perbesar

Dengan mengusung tema “Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Praja Terhadap Tata Kelola Pemerintahan Daerah Dalam Percepatan Pencapaian Target Kinerja Program Prioritas yang Menjadi Indikator Kinerja Utama Pada 11 OPD”, praja ini diharapkan mampu memadukan ilmu dan praktik dalam menyelenggarakan pemerintah secara proposional, memberikan manfaat secara langsung bagi kemajuan masyarakat.

“Mereka nanti akan membantu memvalidasi data terkait pajak dan retribusi daerah serta membantu penarikan dugaan pajak khususnya pajak kendaraan bermotor, sosialisasi, pencermatan dalam upaya peningkatan pendapatan daerah, membantu tata kelola keuangan, aset dan barang daerah, peningkatan produktivitas, penataan industri, updating data dan lain sebagainya,” kata Hadi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, S.E., M.M yang hadir mewakili Pj. Gubernur Jawa Tengah beserta jajaran forkopimda setempat menyambut antusias pelaksanaan BKP ini.

“Saya menaruh harapan besar, praja IPDN ini dapat membantu kami menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi Jawa Tengah,” tuturnya.

Menurut Sumarno, praja IPDN ini nantinya akan terjun di pemerintahan, sehingga situasi kondisi di pemerintahan seperti apa dapat dipelajari langsung di lokus-lokus praktik nanti.

“Ambil Pelajaran didalam pengabdian ini, sehingga nanti jika sudah menjadi ASN tidak akan kaget lagi. ASN adalah abdi masyarakat, tugasnya melayani masyarakat, jadi kita harus memposisikan derajat kita lebih rendah dari masyarakat,” ucapnya.

“Dengan begitu kita bisa dengan tulus Ikhlas melayani masyarakat. Layanan yang kita lakukan tidak cuma-cuma, karena kita mendapatkan gaji dan tunjangan. Gaji dan tunjangan itu harus kita kompensasi dengan melayani masyarakat,” pungkas Sumarno.

Artikel ini telah dibaca 87 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak, Dorong Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Tepat Waktu

17 April 2026 - 11:44 WIB

Rektor IPDN Sebut Para Praja Siap Hadapi Aneka Tantangan Globalisasi

16 April 2026 - 16:29 WIB

Job Fair Universitas Widyatama Sukses Hadirkan Ribuan Pengunjung dalam Dua Hari

16 April 2026 - 12:45 WIB

Tim Pembina Samsat Kota dan Kabupaten Sukabumi Gelar Samsat Night dan Samsat Sangkuriang, Permudah Layanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor

16 April 2026 - 11:40 WIB

Audiensi Kepala CabangJasa Raharja Bekasi Dengan Walikota Bekasi Berdiskusi Optimalisasi Implementasi UU HKPD & Strategi Preventif Kecelakaan Lalu Lintas

16 April 2026 - 11:29 WIB

Sinergitas Jasa Raharja Dalam Kegiatan FKLL Bersama Stakeholder Pilar Keselamatan Lalu Lintas

16 April 2026 - 11:15 WIB

Trending di Berita Daerah