SUMEDANG – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Rini Widyantini., S.H., MPM sampaikan wajah baru birokrasi pelayanan publik yakni Human Based Service, di hadapan 1.216 Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor Kabupaten Sumedang, saat kegiatan stadium general di Gedung Balairung Rudini, IPDN Kampus Jatinangor, Kamis (16/04/2026).
Rektor IPDN, Dr. Halilul Khairi., M.Si mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pembekalan bagi praja utama atau calon wisudawan dan wisudawati IPDN tahun 2026.
“Sebelum terjun langsung, mengabdi didaerah sebagai Aparatur Sipil Negara, praja IPDN yang akan lulus ini harus mendapatkan informasi terbaru terkait perkembangan reformasi birokrasi,” tuturnya.
Menurutnya, mengetahui dan memahami urgensi reformasi birokrasi bukan sekedar kewajiban adaministratif bagi seorang ASN melainkan sebuah petunjuk arah, ditengah tuntutan publik yang semakin tinggi.
Selain pemaparan dari MenpanRB, kegiatan stadium general kali ini juga dihadiri oleh Deputi Bidang Geostrategi Dewan Pertahanan Nasional (DPN) Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI Ari Yulianto., S.I.R., M.H.I.
“Selain pemahaman birokrasi reformasi yang nantinya menjadi makanan sehari-hari para calon ASN, hal-hal terkait ketahanan nasional juga sangat penting diketahui oleh para praja di era globalisasi yang penuh dengan disruption. Ketahanan nasional adalah sistem navigasi bagi mereka nanti untuk tetap tegak berdiri ditengah badai ideologi, ekonomi maupun ancaman global yang akan mereka hadapi,” ujar Halilul.
Sementara itu, MenpanRB menyampaikan terkait tantangan generasi praja IPDN hari ini salah satunya adalah mereka akan memimpin di tengah dunia yang berubah cepat.

























