Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 26 Okt 2024 17:26 WIB

10 Tahun Berjalan, PIPPK Akan Diteruskan Haru Menjadi New PIPPK


					10 Tahun Berjalan, PIPPK Akan Diteruskan Haru Menjadi New PIPPK Perbesar

BANDUNG – Calon Wali Kota Bandung Nomor Urut 2, Haru Suandharu berkomitmen untuk menghadirkan New Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (New PIPPK). Untuk melanjutkan program PIPPK yang sudah ada di Kota Bandung dengan menghadirkan inovasi baru didalamnya. Hal itu ditegaskan Haru saat berdialog dengan warga RW 02 Sukawarna, Sukajadi, Sabtu (26/10/2024).

Dalam kesempatan itu, Kang Haru mendapat aspirasi dan masukan dari sejumlah tokoh masyarakat terkait program PIPPK yang memilik sejumlah kendala dalam pelaksanaannya. Misal program yang kurang padat karya, lalu masih adanya skema pihak ketiga dalam eksekusi sehingga program tidak ngucur langsung ke masyarakat.

Baca Juga :  Baru Segelintir Hotel Olah Sampah Mandiri Ditengah Masalah Sampah Hantui Kota Bandung

Haru menguraikan, pihaknya berkomitmen untuk melanjutkan PIPPK di Kota Bandung. Tapi dengan beberapa sentuhan perbaikan.

“Istilahnya New PIPPK. PIPPK inikan sudah berjalan 10 tahun, tentu harus ada evaluasi, dari evaluasi itu akan kita sempurnakan dalam New PIPPK,” katanya.

Bagi Haru, PIPPK secara substansi cukup strategis. Utamanya dalam semangat pemerataan pembangunan kewilayahan. Dengan adanya New PIPPK maka minimal pembangunan di tingkat RW itu bisa terus berjalan, sehingga pemerataan Pembangunan di kewilayahan bisa semakin terasa.

Baca Juga :  Kampanye Akbar Pecah, Haru Optimis Melenggang Ke Bandung 1

Dalam konsep yang lebih teknis, Haru tentu akan mempertimbangkan juga payung regulasi yang ada. Sehingga jangan sampai niatnya untuk kemaslahatan tapi justru melanggar aturan, termasuk dorongan atau gagasan untuk peningkatan anggaran.

“Ada yang mendorong untuk dinaikkan jadi Rp 150 juta tapi saya katakan nanti dulu. Kami harus lihat dulu kemampuan keuangan daerah, jangan cuman asal mengiyakan tapi malah membebani anggaran daerah,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 98 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Petani penyewa lahan PTPN di Pangalengan Dipolisikan Gegara Diduga Lakukan Pengrusakan Perkebunan PTPN

12 Maret 2026 - 17:28 WIB

Summarecon Mall Bandung Hadirkan “Harmony of Ramadan”, Hiburan Budaya hingga Festival Kuliner

12 Maret 2026 - 13:11 WIB

Jasa Raharja Turut Serta Melakukan Ramcheck dengan Dishub Karawang Menjelang Lebaran 2026

12 Maret 2026 - 10:26 WIB

Bahas Kesiapan Mudik Lebaran, Jasa Raharja Gelar “Ngobrol Santai Bersama Pakar Transportasi”

12 Maret 2026 - 09:45 WIB

Jasa Raharja Siap Siaga Hadapi Lebaran 2026, Kanwil Jawa Barat Gelar Apel Kesiapsiagaan

12 Maret 2026 - 09:38 WIB

Diskusi KUHAP Baru: Dr. Parlindungan Banjarnahor Sebut Advokat Harus Siap

12 Maret 2026 - 00:06 WIB

Trending di Berita Daerah