BANDUNG (Pajajaran Ekspres) – 19 ribu lebih personel gabungan, baik dari lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Polda dan Kodam III Siliwangi, dipersiapkan menjaga keamanan Pemilu 2024.
Melalui Apel Pergeseran Pasukan dan Patroli Gabungan Terpadu dalam Pengamanan Pemilu 2024, bersama Polda dan Kodam III Siliwangi, Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin berharap pesta demokrasi lima tahunan di Jabar dapat berjalan kondusif.
“19.700-an total (personel gabungan). Untuk memastikan bahwa kami dan juga Polda, Kodam III Siliwangi menjamin keamanan dari pelaksanaan Pemilu,” ujar Bey Machmudin usai apel di Jalan Diponegoro, Senin 12 Februari 2024.
Mengenai daerah rawan bencana, Bey Machmudin mengatakan pihaknya telah meminta pemerintah kabupaten/kota untuk terus berkoordinasi dengan BMKG, BPBD, TNI serta Polri melakukan antisipasi.
Menyiasati semua kemungkinan terburuk, supaya pelaksanaan pemungutan suara di daerah tidak terganggu.
“Sudah dari awal kami ingatkan kepada seluruh kabupaten/kota. Jangan sampai pada saat hari H, kita tidak mengantisipasi,” ucapnya.
Minta Sentra Gakkumdu Perketat Pengawasan
Guna mengantisipasi kecurangan selama masa tenang hingga pemungutan suara kelak, Bey Machmudin turut meminta Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) untuk memperketat pengawasan.
Dia berharap, tidak terjadi kecurangan dalam Pemilu 2024 di Jawa Barat. Sesuai deklarasi bersama yang telah dilakukan, yakni Jabar Aman, Netral dan Tenang (Jabar Anteng).
“Kita menentang keras adanya kecurangan, jadi Bawaslu, Sentra Gakkumdu bekerja lebih massif lagi. Jangan sampai terjadi kecurangan. Kita ingin Pemilu berjalan damai, jujur, adil sesuai deklarasi kita di awal,” tandasnya.























