Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 19 Mei 2024 09:28 WIB

PKS Dikaji Kemenkeu, Pemprov Jabar Masih Optimistis Groundbreaking TPPAS Legoknangka Juni Ini


					PKS Dikaji Kemenkeu, Pemprov Jabar Masih Optimistis Groundbreaking TPPAS Legoknangka Juni Ini Perbesar

BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengaku masih optimistis, groundbreaking TPPAS Legoknangka, Kabupaten Bandung masih dapat dilakukan Juni ini, kendati draft perjanjian kerjasama (PKS) tengah dikaji Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Bey Machmudin menerangkan, Kemenkeu meminta waktu selama 15 hari untuk melakukan kajian draft PKS dan tenggat waktunya akan berakhir pada akhir Mei 2024.

Bey Machmudin berharap, draft PKS yang diusulkan tidak ada lagi masalah di Kemenkeu. Sehingga groundbreaking TPPAS Legoknangka dapat dilaksanakan pada awal Juni 2024.

“Masih dirapatkan tentang PKS. Mungkin akhir bulan ini,” ujar Bey Machmudin di Gedung Sate baru-baru ini.

Baca Juga :  Bey Machmudin Klaim Akan Tindaklanjuti Temuan Dugaan Pelanggaran PPDB di SMAN 1 Majalaya

Sebab kata dia, proses groundbreaking tidak dapat dilakukan sebelum PKS antara Pemprov Jabar dan pengelola PT Sumitomo rampung dan diamini Kemenkeu.

“Keluar rekomendasi Kemenkeu, nanti keluar PKS. Baru peletakan batu pertama bisa dilakukan,” ucapnya.

Rencananya, TPPAS Legoknangka yang mampu mengolah 2,3 ribu ton sampah perhari dapat menghasilkan listrik hingga 35 megawatt. Terlebih penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pertama antara pemenang tender, yakni PT Sumitomo selaku pengelola dan PLN telah terlaksana. Termasuk badan usaha pelaksana (BUP) juga telah terbentuk pada Januari 2024 silam.

Baca Juga :  Bey Machmudin Minta BRT Dipersiapkan Secara Matang

TPPAS Legoknangka diproyeksikan untuk menampung sampah tidak hanya kawasan Bandung Raya seperti Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung. Tetapi juga siap mengakomodir sebagian wilayah Kabupaten Garut dan Kabupaten Sumedang.

Mengutip kajian dari situs Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, TPPAS Legoknangka memiliki lahan sekitar 90 hektare dengan kapasitas dua ribu ton perhari, dengan output listrik yang diharapkan 20-30 megawatt. Rencananya, TPPAS Legoknangka akan menggunakan teknologi thermal.

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Samsat Haurgeulis Glorifikasikan “Gebyar Apresiasi” Kepatuhan Wajib Pajak di Desa Haurkolot

29 April 2026 - 10:42 WIB

Jasa Raharja Ajak Tenaga Pengajar untuk Peduli Keselamatan Lalu Lintas kepada Murid

29 April 2026 - 10:40 WIB

Jasa Raharja Bogor Gelar Kegiatan Sigap Prioritas dan Sigap Instansi Bersama Mitra Samsat Depok II Cinere

28 April 2026 - 23:56 WIB

Tinjau Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Jasa Raharja Telah Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan ke 8 RS

28 April 2026 - 23:52 WIB

Kurang dari 24 jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris

28 April 2026 - 10:52 WIB

Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Publik, Jasa Raharja Cabang Cirebon Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Sidawangi Kab Cirebon

28 April 2026 - 10:49 WIB

Trending di Berita Daerah