Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 15 Sep 2024 13:45 WIB

Momentum Maulid Nabi, Haru: Teladani Sifat Rasul Merupakan Kunci Segalanya


					Momentum Maulid Nabi, Haru: Teladani Sifat Rasul Merupakan Kunci Segalanya Perbesar

BANDUNG  – Melalui momentum Maulid Nabi, Bakal Calon Walikota Bandung, Haru Suandharu mengajak seluruh masyarakat untuk mengembalikan semangat dalam meneladani sifat sifat yang di ajarkan rasullulah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari hari.

“Maulid Nabi itu salah satu sarana, membangkitkan semangat umat islam, mengenal Kembali jati dirinya, mengenal Kembali idolanya yakni rassullulah untuk mengingatkan Kembali ke agungan akhlak beliau. Jadi challenge nya bagaimana menghadirkan Kembali jati diri, akhlak, prilaku rasullulah dalam kehidupan sehari hari,”ungkapnya. Minggu (15/9/2024).

Hal ini sangat penting dilakukan, mengingat Kota Bandung sebagai Kota Kreatif memiliki daya pikat besar bagi wisatawan, apalagi dijelaskan Kang Haru, dirinya bersama Kang Dhani bercita cita untuk memajukan Kota Bandung yang Kreatif bertaraf dunia.

Baca Juga :  Jelang Laga Timnas Kontra Jepang, Haru: Jaga Semangat Korsa

“Jadi kita kedepan saya bersama kang dani cita citanya mewujudkan Kota Bandung Kreatif yang maju, agamis, Sejahtera dan berkelanjutan, jadi kota kreatif itu identitas kita, yang bertaraf dunia dengan banyak wisatawan yang datang baik dari dalam negeri maupun luar negeri kita akan banyak event, kita akan bentuk supaya terbuka lapangan pekerjaan itu disamping investasi tapi itu juga akan ada konsekuensinya, orang akan banyak masuk ke kota bandung dengan berbagai gaya, latar belakang, kebudayaan, dan kebiasaan yang berbeda, maka orang bandung nya dulu harus punya imunitas, harus punya daya tahan, punya identitas, punya jati diri, dan tidak lain imunitas, benteng pelindung terbaik itu ya agama,”jelasnya.

Baca Juga :  FMPP Deklarasi HD: Putus Sekolah, Putus Harapan

Ketika disinggung menyoal potensi benturan antara perbedaan budaya dan kebiasaan dengan Agama Ketika Kota Bandung menjadi Kota kreatif bertaraf dunia, dikatakan Kang Haru, banyak daerah daerah bahkan negara yang mampu maju, tanpa harus menggadaikan Agama, Kebudayaan, Jati diri, bahkan negaranya dengan memegang teguh identitasnya sendiri.

Artikel ini telah dibaca 119 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat dan Ditlantas Polda Jabar Matangkan Kolaborasi Hari Bhayangkara ke-80, Siapkan Pameran Traffic Accident Analysis (TAA) dan Program Polantas Menyapa Ojol

12 Juni 2026 - 19:35 WIB

Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat Terima Kunjungan Kepala Bapenda Jawa Barat Bahas Program Kerja Samsat serta Langkah Strategis Peningkatan Pelayanan Masyarakat

12 Juni 2026 - 19:32 WIB

Kolaborasi Tim Pembina Samsat Depok dan Badan Keuangan Daerah dalam Sosialisasi Implementasi UU HKPD untuk Optimalisasi Pendapatan Daerah

12 Juni 2026 - 18:57 WIB

PT Jasa Raharja Koordinasi dengan Kanit Gakkum Polres Tasikmalaya untuk Percepatan Penanganan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

11 Juni 2026 - 19:15 WIB

Tim Pembina Samsat Kabupaten Cianjur Gelar Operasi Pajak Kendaraan Bermotor di Terminal Pasir Hayam dan Tugu Lampu Gentur

11 Juni 2026 - 19:12 WIB

Tingkatkan Kepatuhan Pajak, Tim Samsat Induk Indramayu dan Haurgeulis Gelar Koordinasi Teknis

10 Juni 2026 - 19:24 WIB

Trending di Berita Daerah