Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 14 Nov 2024 18:46 WIB

ASN BPSDM Jabar Ikuti Pelatihan Mitigasi Bencana, Tingkatkan Kewaspadaan


					ASN BPSDM Jabar Ikuti Pelatihan Mitigasi Bencana, Tingkatkan Kewaspadaan Perbesar

BANDUNG – Ratusan peserta mengikuti pelatihan mitigasi dan simulasi bencana gempa bumi, yang diinisiasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat, menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar.

Kegiatan yang melibatkan seluruh pegawai di lingkungan BPSDM Jabar tersebut, bertujuan untuk meningkatkan respon darurat.
Plh Kepala BPSDM Jabar Yudi Kuncoro mengatakan, bahwa simulasi bencana bumi itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi potensi bencana yang berada di sekitar lingkungan.
Seperti diketahui, BMKG pusat sudah merilis bahwa ancaman gempa bumi megathrust itu ada di Indonesia. BMKG juga mengingatkan kepada pemerintah untuk melakukan kesiapsiagaan terhadap potensi ancaman gempa bumi.
“Kita tidak tahu kapan gempa bumi itu terjadi. Oleh karena itu, BNPB mengeluarkan surat edaran juga yang berkaitan dengan langkah-langkah yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah dalam rangka menghadapi dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi megathrust,” jelas Yudi kepada wartawan di Kantor BPSDM Jabar, Kota Cimahi, Kamis 14 November 2024.
Yudi mengungkapkan, ancaman bencana itu sudah diinformasikan oleh Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin dengan mengeluarkan surat edaran ke BPBD Kabupaten/Kota. Tak hanya itu, Sekda Jabar Herman Suryatman juga sudah mengeluarkan surat Edaran ke setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Setiap OPD itu harus dibentuk tim tanggap darurat kemudian dibuatkan SOP penanganan darurat dan harus menyusun video konten yang berisi arahan kepada semua pegawai yang ada di lingkup OPD,” katanya.
“Khusus BPSDM kiranya harus lebih meningkatkan kewaspadaannya. Semoga dengan kegiatan simulasi ini teman-teman paham SOP apabila terjadi gempa itu apa yang harus dilakukan,” sambungnya.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jabar Edi Hariadi menegaskan, bahwa setiap OPD harus mempersiapkan tim tanggap darurat bencana di setiap daerah masing-masing.
“Membuat SOP penanganan darurat di kantor masing-masing dan juga melakukan simulasi penanganan darurat sesuai dengan potensi ancaman yang ada di kantornya masing-masing,” ucap Edi.
Edi menilai, BPSDM Jabar sudah menginisiasi dan menindaklanjuti arahan atau surat edaran untuk mengadakan simulasi.
Apalagi, BPSDM Jabar berada di lokasi zona merah sesar Lembang, sehingga sangat penting melakukan mitigasi dan simulasi bencana gempa bumi.
“Disini dipandang perlu untuk memberikan pemahaman dan edukasi, bagaimana potensi bencana yang ada di Sekitar lingkungan BPSDM, kemudian membentuk tim tanggap darurat dan melakukan simulasi gempa bumi,” pungkasnya.
Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Lewat Pendekatan Humanis, Tim Pembina Samsat Kota Bogor Hadirkan Operasi Khusus yang Edukatif

24 April 2026 - 22:52 WIB

Hadir dengan Layanan Sepenuh Hati, Jasa Raharja Sukabumi Beri Kepastian dan Empati

24 April 2026 - 22:49 WIB

Kolaborasi Jasa Raharja–DPP Organda: Tiga Inisiatif Utama untuk Transformasi Transportasi Publik

24 April 2026 - 21:17 WIB

Upaya Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Ramp Check dan Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) di PT Sahabat Prima Abadi Kab Cirebon

24 April 2026 - 12:46 WIB

Komitmen Bersama Jasa Raharja Jabar dan Safety Riding Center Honda Jabar untuk Keselamatan dan Kepatuhan Berkendara

24 April 2026 - 09:24 WIB

Jasa Raharja Jawa Barat Sampaikan Materi PPGD dalam Seminar Safety Riding Hari Kartini

24 April 2026 - 09:17 WIB

Trending di Berita Daerah