Menu

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Headline · 17 Nov 2025 15:43 WIB

Cegah Anemia Sejak Remaja, Penguatan Pengetahuan Remaja Putri Melalui Edukasi Interaktif di Kabupaten Bandung Barat


					Cegah Anemia Sejak Remaja, Penguatan Pengetahuan Remaja Putri Melalui Edukasi Interaktif di Kabupaten Bandung Barat Perbesar

BANDUNG – Pengetahuan remaja mengenai anemia dan upayapencegahannya di Indonesia masih tergolong rendah.

Banyak remaja putri belum memahami pentingnya zat besi bagi tubuh serta dampak kekurangan hemoglobin terhadap kesehatan dan aktivitas belajar.

Kondisi ini salah satunya disebabkan karena remaja jarang terpapar pendidikan kesehatan mengenai anemia dan cara pencegahannya. Rendahnya kesadaran tersebut sering diperburuk oleh kebiasaan makan yang tidak seimbang, tren diet ketat, serta ketidakteraturan dalam mengonsumsi tablet tambah darah.

Selain itu, remaja putri yang mulai mengalami menstruasi secara rutin juga mengalami peningkatan kebutuhan zat besi, menjadikan mereka kelompok yang rentan terhadap anemia di masa pertumbuhan dan pubertas.

Situasi ini menjadi tantangan dalam upaya pembangunankesehatan masyarakat. Anemia pada remaja putri berdampakpada menurunnya konsentrasi belajar, kebugaran, dan daya tahan tubuh, yang dapat menghambat prestasi serta aktivitas sekolah. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukatif yang tepat, menarik, dan berkelanjutan untuk membentuk perilaku sehat serta meningkatkan kualitas kesehatan remaja sejak dini.

Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani (FK UNJANI) yang didukung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM UNJANI), berkolaborasi dengan Puskesmas Rende dan SMPN 1 Cikalong Wetan, melaksanakan kegiatan bertajuk “CegahAnemia Sejak Remaja: Penguatan Pengetahuan Remaja Putri melalui Edukasi Interaktif.”

Kegiatan ini menjadi bagian dariprogram nasional penurunan prevalensi anemia pada remajaputri, dengan metode edukasi interaktif dan permainan edukatifagar pesan kesehatan mudah dipahami dan diingat peserta.

Dalam sesi edukasi, para remaja diperkenalkan bahwa anemia adalah kondisi ketika kadar hemoglobin (Hb) dalam darah rendah, sehingga tubuh kekurangan oksigen dan mudah lelah.

Penyebab utamanya adalah kekurangan zat besi akibat polamakan tidak seimbang, diet ketat, dan kehilangan darah selamamenstruasi. Materi juga menyoroti berbagai dampak anemia pada remaja, seperti menurunnya konsentrasi belajar, berkurangnya kebugaran tubuh, mudah lelah, serta penurunandaya tahan terhadap penyakit yang dapat mengganggu aktivitasdan prestasi di sekolah.

Tim FK UNJANI menekankan pentingnya pencegahan anemia sejak usia sekolah melalui pola makan bergizi seimbang dengan mengonsumsi makanan kaya zat besi seperti daging, hati, ikan, tempe, tahu, dan sayuran hijau.

Peserta juga diajak rutin minum tablet tambah darah seminggu sekali disertai buahsumber vitamin C, serta menghindari teh, kopi, atau susu agar penyerapan zat besi optimal. Selain itu, gaya hidup sehat sepertiberolahraga, cukup minum air, dan menerapkan pedoman “Isi Piringku” turut ditekankan dalam edukasi ini.

Sebanyak lebih dari 60 remaja putri mengikuti kegiatan inidengan antusias. Mereka aktif menjawab kuis, berdiskusi, dan berpartisipasi dalam permainan edukatif tentang gizi seimbangdan anemia. Menurut dr. Desy Linasari, MKM, kegiatan inimerupakan langkah nyata membangun kesadaran remajaterhadap kesehatan diri.

“Remaja adalah calon ibu masa depan. Mencegah anemia sejak dini berarti melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif, turut menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini. Iamenilai edukasi semacam ini memberi dampak positif bagisiswa-siswi, terutama remaja putri, karena memberikan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupansehari-hari,” ujar Kepala Sekolah SMPN 1 Cikalong Wetan, Asep Gunawan, S.Ag.

Dia berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukansecara berkala agar kesadaran akan pentingnya kesehatan remajasemakin meningkat.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Rende, dr. F. Dono Prasetiyo, MMRS, FISQua, AIFO-K, menambahkan bahwakegiatan edukasi ini sangat membantu upaya Puskesmas dalam meningkatkan kesadaran remaja putri terhadap pentingnyapencegahan anemia.

“Kami juga berharap pihak sekolah dapatberperan aktif dalam pengawasan dan pendampingan konsumsitablet tambah darah agar hasilnya lebih optimal,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FK UNJANI untuk terus mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Melalui kolaborasi lintas sektor antarakampus, puskesmas, dan sekolah, FK UNJANI berupaya memperluas dampak kegiatan ini sebagai model pemberdayaan kesehatan remaja di wilayah Bandung Barat dan sekitarnya.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Disamarkan di Balik Muatan Kelapa, Bea Cukai Gagalkan Peredaran 796 Ribu Batang Rokok Ilegal di Sumedang

12 September 2026 - 10:29 WIB

Jasa Raharja Bogor Hadir dalam Rapat Persiapan RSPA, Wujudkan Kolaborasi 5 Pilar untuk Menekan Laka Lantas di Depok

10 September 2026 - 10:36 WIB

Jasa Raharja Karawang Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Awak Bus PO Warga Baru

10 September 2026 - 08:51 WIB

Jasa Raharja Indramayu Serahkan Penghargaan Pos Pelayanan Terpadu Terbaik dalam Siaga Idul Fitri 1447 H

10 September 2026 - 08:49 WIB

Konsisten Terapkan GRC, Jasa Raharja Raih Empat Penghargaan di Ajang TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 - 10:39 WIB

Cegah Laka Lantas, Jasa Raharja Pasang PAPAN HIMBAUAN KESELAMATAN di Daerah Rawan Kecelakaan

9 September 2026 - 10:32 WIB

Trending di Berita Daerah