Oleh : Deden Ramdan
Dosen Unpas & Pembina Viking Unpas
Bahwa Persib Lolos Lisensi Klub Profesional AFC 9 tahun berturut-turut sejak 2017 adalah fakta tak terbantahkan, Tidak banyak klub Indonesia yang bisa konsisten seperti Persib .
AFC mengisyaratkan ada lima Aspek yang harus dipenuhi untuk mendapatkan lisensi ini yakni; aspek tertib finansial, faktor legal standing, rapih dan tertib nya administrasi, infrastruktur, dan sporting. artinya jika ada tunggakan gaji, laporan keuangan tidak transparan, tidak akuntabel alias berantakan, atau stadion yang tidak memenuhi standar, dapat dipastikan langsung gagal.
Manajemen profesional ditandai dengan pemisahan posisi pemilik dengan manajemen sehingga dipastikan dalam pengambilan keputusan tidak sumuhun dawuh pada kehendak subjektif pemilik.
PT Persib Bandung Bermartabat punya struktur dengan otoritas yang jelas: Deputy CEO, manajemen, staf lisensi klub.di mana setiap keputusan yang diambil berdasarkan pertimbangan yang matang dan terukur seperti contoh untuk target juara tidak hanya berdasarkan mau juara musim ini saja tapi juga dipikirkan keberlanjutan untuk jangka panjang.
Infrastruktur dan akademi sesuai standar
GBLA, lapangan latihan, medical center, semua masuk verifikasi. Akademi dan lisensi pelatih juga diaudit. Jadi pembinaan pemain muda jalan, bukan cuma beli pemain jadi.stabil di klasemen.
Musim ini Persib di peringkat 1 Super League dengan poin penuh dari sekian laga krusial. Artinya konsistensi itu sebenarnya merupakan efek dari manajemen yang sehat.
Kita tahu hari ini Persib Bandung sedang di posisi kuat buat mengejar “three-peat” juara Liga 1 2025/2026.Dan jika ingin tetap dominan ke depan, tentunya fokusnya harus melakukan langkah strategis seperti :
1. Menjaga kedalaman skuad tanpa kehilangan chemistry
2. Musim depan Persib tidak perlu melakukan perombakan besar apalagi merubah kerangka struktur, pemain seperti
Mark Klock,Federico Barba, Julio Cesar, Frans Putros, Patricio Matricardi, Luciano Guaycochea, Berguinho,Andrew Jung, Frans Putros, Tom Haye, Eliano Reijnders, Saddil Ramdani, Adam Alis , Beckham Putera, Kakang Rudianto, Dion Maxx,Teja Paku Alam , Fitrah Maulana masih sangat layak dipertahankan, sisanya tampaknya tinggal menambah pemain pada posisi striker untuk lebih meningkatkan produktivitas goal.
3. Kedepan Pelatih jangan hanya mengandalkan nama besar. Bojan Hodak (semoga kontraknya diperpanjang) harus memastikan pemain baru yang satu frekuensi dengan filosofi tim.
4. Kedalaman skuad bagus, tapi rotasi juga harus dijaga agar tidak ada tidak ada istilah pemain cadangan tetapi tepatnya pemain super sub yang lebih menekankan kepada strategi & kebutuhan tim tatkala berhadapan dengan lawan yang berbeda.
Musim ini Persib main lagi di AFC Champions League Two. Untuk itu kedepan aspek Standar fisik, taktik, recovery harus juga naik ke level Asia.
Dengan kata lain Persib secara kriteria AFC sudah masuk dalam kategori Kesebelasan dengan Manajemen Profesional namun ke depan harus juga punya target untuk menjadi tim yang bukan hanya menang sekarang tapi juga siap juara sekian tahun ke depan, oleh sebab itu stabilitas manajemen modern dan visi jangka panjang harus menjadi sebuah keniscayaan, cag !






























