Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Ekonomi · 6 Jan 2023 13:22 WIB

PPKM Dicabut, Wali Kota Bandung Berharap Geliat Ekonomi Meningkat


					PPKM Dicabut, Wali Kota Bandung Berharap Geliat Ekonomi Meningkat Perbesar

BANDUNG — Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung terus meningkat. Hal tersebut pun sejalan dengan dicabutnya aturan PPKM di Kota Bandung.

Yana menuturkan hal itu pada acara Penyambutan Kedatangan Pertama Penerbangan maskapai Super Air Jet, di Bandara Husein Sastranegara, Jumat 6 Januari 2023.

“Ini menunjukan bahwa tren penerbangan pariwisata di Kota Bandung semakin meningkat. Ini sebagai ikhtiar kita dalam rangka proses percepatan pertumbuhan ekonomi,” tuturnya.

Ia berharap pertumbuhan ekonomi tahun 2023 bisa tumbuh, meskipun tahun itu diprediksi terjadi resesi.

“Pertumbuhan ekonomi tahun 2020 terkontraksi -2,78 persen. Tahun 2022, naik 3,8 persen. Pada tahun 2023, meskipun hasil BPS belum keluar, kelihatannya tumbuh di atas 5 persen,” kata Yana.

Baca Juga :  Dari Sampah, Eneng Raup Jutaan Rupiah dan Hidup Semakin Keren

Untuk menghadapi prediksi resesi tahun ini, Yana menyatakan, Pemkot Bandung terus berupaya untuk menekan inflasi hingga peningkatan daya beli masyarakat.

“Tentunya harus menekan inflasi, menekan harga bahan pokok dan kita tingkatkan daya beli masyakat. Dengan peningkatan daya beli ini, pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh,” jelasnya.

Untuk peningkatan pariwisata juga Yana akan mencoba untuk membuka penerbangan Internasional.

“Dalam waktu dekat kita coba minta izin ada penerbangan langsung dari Husein ke luar negeri, seperti Singapura juga Kuala Lumpur. Sebelum pandemi jumlah penumpang ini tinggi. Ini bisa mengembalikan tren seperti sebelum pandemi,” bebernya.

Baca Juga :  Layanan Samsat Keliling dalam GPM di Lanud Husein Sastranegara : Mendukung Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Jawa Barat

Sementara itu, Direktur Operasional Super Air Jet, Boentoro menerangkan, amino penumpang sangat tinggi ketika jalur ke Bandung dibuka.

“Animo masyarakat besar. Saat ini saja dari Bandara Kualanamu sebanyak 178 penumpang. Dari Bandung ke Bali pagi ini sudah full seat 180 penumpang. Kami senang ini bisa meningkatkan gairah ekonomi lewat jalur transportasi udara,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Gelar Sosialisasi Dan Pembagian Flyer Gebyar Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Di Lapangan Dadaha Kota Tasikmalaya

20 Juni 2026 - 19:48 WIB

Komitmen Pelayanan Terbaik, Jasa Raharja Cabang Sukabumi Lakukan Kunjungan Korban Laka Lantas

19 Juni 2026 - 21:14 WIB

Gali Potensi Opsen Pajak, Tim Samsat Induk Indramayu I Bersama Bapenda Gelar Operasi Kepatuhan di Indramayu dan Sindang

19 Juni 2026 - 19:41 WIB

Sinergi Jasa Raharja Purwakarta dan RS Siloam Hadirkan Mobil Unit Keselamatan di daerah rawan kecelakaan kecamatan Babakancikao

19 Juni 2026 - 16:03 WIB

Jasa Raharja Tasikmalaya Laksanakan Kegiatan SIGAP Instansi di Wilayah Kawali, Kabupaten Ciamis

19 Juni 2026 - 14:58 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Jasa Raharja Jawa Barat Dukung Ditlantas Polda Jabar Gelar “Polantas Menyapa Ojol Kamtibmas” untuk Perkuat Keselamatan Transportasi

18 Juni 2026 - 21:23 WIB

Trending di Berita Daerah