Sementara itu, Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Kota Sukabumi, Aditya Andrimulya, menegaskan bahwa sinergi Tim Pembina Samsat tidak hanya berorientasi pada peningkatan kepatuhan pajak, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas dan administrasi kendaraan di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, Tim Pembina Samsat ingin memberikan pelayanan yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat. Pemeriksaan bukan semata-mata penindakan, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat mengetahui status kendaraan dan dapat segera menyelesaikan kewajibannya,” ujarnya.
Kehadiran Samsat Keliling di tengah kegiatan juga mendapat respons positif dari masyarakat karena memberikan alternatif pelayanan yang lebih praktis, cepat, dan dekat dengan tempat tinggal mereka.
Tim Pembina Samsat Kota Sukabumi terus mendorong masyarakat untuk memastikan status pajak kendaraannya secara berkala dan melakukan pembayaran tepat waktu. Dengan meningkatnya kepatuhan masyarakat, diharapkan tercipta tertib administrasi kendaraan sekaligus mendukung pembangunan kota Sukabumi, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan kepastian perlindungan dasar masyarakat korban kecelakaan lalu-lintas di Kota Sukabumi.
Melalui kolaborasi dan pendekatan yang humanis, Tim Pembina Samsat Kota Sukabumi berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin dekat, adaptif, mudah, dan responsif bagi masyarakat.



























