Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 17 Jan 2023 15:48 WIB

DLH Kota Bandung Atur Strategi Tangani Penumpukan Sampah di TPS


					DLH Kota Bandung Atur Strategi Tangani Penumpukan Sampah di TPS Perbesar

BANDUNG (Pajajaran Ekspres) — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung terus melakukan berbagai upaya menangani dan mengantisipasi penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) akibat kendala pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti.

“Kendalanya ada di TPA. Alat berat mengalami kerusakan dan jalannya licin. Ditambah manuver pembuangan sempit mengakibatkan proses pembuangannya menjadi lama. Ini mengakibatkan adanya antrean panjang dan terjadi keterlambatan,” ujar Kepala DLH Kota Bandung, Dudy Prayudi kepada Humas Kota Bandung, Selasa 17 Januari 2023.

Dudy mengatakan, saat ini pihaknya secara bertahap tetap mengangkut sampah di TPS, terutama yang terjadi kelebihan kapasitas.

Baca Juga :  Jasa Raharja Karawang Laksanakan Kunjungan ke Instansi untuk Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

“Nanti dilihat sudah sampai sejauh mana penumpukan di TPS kalau sudah sangat overload itu yang menjadi prioritas utama kami,” katanya.

Selain itu, Dudy mengaku, fokus mengangkut sampah-sampah yang menumpuk di jalan protokol di Kota Bandung.

“Prioritas kami agar sampah sampah tidak ada di jalan protokol. Kedua, sampah yang ada di TPS secara bertahap kita upayakan angkut ke TPA Sarimukti,” katanya.

Saat ini, terdapat 135 TPS yang ada bangunan dan 15 berupa transfer depo dengan volume sampah harian Kota Bandung 1.200 ton per hari.

Baca Juga :  Disdagin Bandung Tambah Pasokan MinyaKita di Tiga Pasar

“Saat ini hanya bisa 900-1.000 ton per hari,” katanya.

Mengingat volume sampah yang dibuang ke TPA Sarimukti terus meningkat, ia mengaku terus mendorong segera dioperasikannya TPS Legok Nangka.

“Kita berharap bisa dioperasikan secepat mungkin. Kita menunggu dari provinsi (Jawa Barat),” ungkapnya.

Untuk itu, Dudy juga mengimbau kepada masyarakat untuk sementara tidak membuang sampah ke TPS. Selain itu, juga dapat mengurangi dan mengolah sampah dalam skala rumah.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Perkuat Koordinasi dengan Kabid Angkutan Kabupaten Garut dalam Upaya Meningkatkan Keselamatan Transportasi

13 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Jasa Raharja Gerak Cepat Pastikan Perlindungan Korban Kebakaran KMP Putri Yasmin di Lombok Barat

12 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Bersama Unit Gakkum Polres Pangandaran Pasang Spanduk Himbauan Keselamatan Di Titik Rawan Laka

12 Agustus 2026 - 10:39 WIB

Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Hadiri Rapat Fllaj Kabupaten Garut, Bahas Pembentukan Kampung Tertib Lalu Lintas

11 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Jasa Raharja Karawang Bersama Tim Pembina Samsat Gelar Operasi Gabungan, Tingkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan Dan Keselamatan Lalu Lintas

11 Agustus 2026 - 10:34 WIB

PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Bogor Hadiri Kegiatan Penilaian Kampung Tertib Lalu Lintas dalam Mendukung Budaya Keselamatan

11 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Trending di Berita Daerah