Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Bandung · 13 Jul 2025 09:13 WIB

Film “Believe” Hadir Segera di Bioskop: Cerita Perjuangan, Pengorbanan dan Keberanian Menggapai Mimpi


					Film Believe - Takdir, Mimpi, Keberanian, akan segera tayang di bioskop di seluruh Indonesia dalam waktu dekat. Perbesar

Film Believe - Takdir, Mimpi, Keberanian, akan segera tayang di bioskop di seluruh Indonesia dalam waktu dekat.

Sinopsis Film Believe Agus (Ajil Ditto) dibesarkan di bawah bayang-bayang ayahnya, Sersan Kepala Dedi (Wafda Saifan), seorang tentara yang berperang dalam Operasi Seroja tahun 1975. Walaupun Dedi telah mengorbankan banyak hal, pengabdiannya malah membawa dampak negatif bagi kehidupannya sendiri.

Kekhawatiran dan ketidakpastian mendorong Ibu Agus untuk pergi, meninggalkan rasa sepi dan kemarahan dalam hati Agus kecil. Tahun demi tahun berlalu, Agus memasuki fase remaja di tahun 1984, Agus menjadi pemuda yang sering terlibat perkelahian. Agus muda tersesat, terkurung dalam kenangan silam.

Suatu ketika, kematian ayahnya justru membuka cerita tentang keberanian dan pengorbanan ayahnya di medan perang, Agus mulai melihat sosok ayahnya dengan sudut pandang yang berbeda. Agus malah terpicu oleh keberanian dan pengorbanan yang selama ini ia tidak mengerti, ia pun mengambil langkah besar untuk menjadi seorang prajurit.

Akan tetapi, perjalanan menuju medan perang tidak semudah yang ia bayangkan. Dengan semangat yang kuat, Agus menghadapi penolakan, kegagalan, dan ketakutan akan kenangan masa lalu yang terus menghantui dirinya. Di tengah kekacauan konflik, takdir mempertemukannya dengan Miro (Marthino Lio), pemimpin separatis yang dulu menjadi lawan ayahnya.

Saat ini, di tengah gejolak perang dan konflik batin, Agus harus berjuang dengan jati dirinya sebagai tentara, pengorbanan keluarganya yang ditinggalkan, serta tanggung jawab besar untuk melindungi prajuritnya dan warga sipil yang tak bersalah.

Dengan perlahan, di balik suara tembakan dan asap pertarungan, Agus mulai mengerti makna keberanian dan jejak pengorbanan ayahnya yang selama ini tidak pernah diceritakan kepadanya. Namun di medan perang, tidak semua pertempuran dapat dimenangkan dengan senjata.

Artikel ini telah dibaca 333 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tim Pembina Samsat Kota Sukabumi Kembali Gelar Operasi Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor, Dorong Kepatuhan dan Tertib Administrasi Lalu Lintas

24 Juni 2026 - 22:34 WIB

Opsus Di Dua Perusahaan, Jasa Raharja Dorong Peningkatan Kepatuhan Pkb Dan Swdkllj Di Kota Tasikmalaya

23 Juni 2026 - 22:45 WIB

Opsus PT Azhar Niaga, Jasa Raharja Dorong Optimalisasi PKB dan SWDKLLJ di Kota Banjar

23 Juni 2026 - 22:39 WIB

Operasi Gabungan di Sindangkasih, Upaya Tingkatkan Kepatuhan PKB Dan SWDKLLJ di Kabupaten Ciamis

23 Juni 2026 - 22:34 WIB

Dekatkan Layanan Digital dan Edukasi Keselamatan, Jasa Raharja Tasikmalaya Sosialisasi Fitur ‘Lapor Laka’ JRku dan Bagikan Buku Saku di Alun-Alun Kota Banjar

23 Juni 2026 - 21:42 WIB

Jasa Raharja Jabar Turut Meriahkan Pameran Pasar Rakyat dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-80

22 Juni 2026 - 22:33 WIB

Trending di Berita Daerah