Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Breaking News · 27 Agu 2025 11:15 WIB

FKDSI Desak Transparansi Seleksi dan Penambahan Kuota Beasiswa PDDI: Aksi Damai Digelar di Jakarta


					FKDSI Desak Transparansi Seleksi dan Penambahan Kuota Beasiswa PDDI: Aksi Damai Digelar di Jakarta Perbesar

JAKARTA – Forum Komunikasi Dosen Seluruh Indonesia (FKDSI) akan menggelar Aksi Damaipada Rabu, 27 Agustus 2025 di depan Gedung Kemendiktisaintek dan Kompleks DPR RI, Jakarta.

Aksi ini digelar sebagai bentuk seruan moral dan aspirasi terkait transparansi dan keadilan dalam seleksi Beasiswa Pendidikan Doktor Dalam Negeri (PDDI) 2025.

FKDSI menilai, beasiswa PDDI yang seharusnya menjadi investasi strategis pembangunan sumber daya manusia dosen, masih menghadapi persoalan serius. Banyak dosen yang sudah siap kuliah namun terkendala karena sistem penyelenggaraan tidak sejalan dengan kebijakan akademik kampus tujuan, sehingga berdampak pada kondisi finansial, psikologis, hingga akademis.

Dalam aksi tersebut, Perwakilan FKDSI A.Herenal Daeng Toto S.E.,M.M menyampaikan lima tuntutan utama, yakni: 1) pemenuhan kuota 5.000 pendaftar, 2)transparansi proses seleksi dan akses publik terhadap data hasil seleksi, 3) penyesuaian dan penyederhanaan sistem seleksi berkerjasama dengan berbagai kampus tujuan, 4) evaluasi sistem penilaian, serta 5) kepastian dan keadilan bagi seluruh pelamar, termasuk yang defer maupun tidak lolos.

Selain itu, FKDSI juga mendorong peningkatan dan realokasi kuota prioritas bagi dosen pendaftar yang terdampak mencapai 5000 kuota, pemenuhan kebutuhan mendesak SDM dosen bergelar doktor, pemerataan akses pendidikan tinggi bagi dosen PTN dan PTS dari Sabang hingga Merauke, serta pengawalan kebijakan jangka panjang agar PDDI benar-benar menjadi investasi strategis dengan seleksi terpadu satu pintu.

“Aksi ini damai, terbuka, dan konstitusional. Kami ingin memastikan beasiswa ini benar-benar berpihak pada peningkatan kualitas dosen dan pendidikan tinggi nasional,” tegas perwakilan FKDSI Perwakilan FKDSI A.Herenal Daeng Toto, dalam siaran persnya.

Aksi Damai FKDSI terbuka bagi seluruh dosen, masyarakat pendidikan, media, dan pihak terkait yang peduli terhadap masa depan pendidikan tinggi di Indonesia.

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kolaborasi Jasa Raharja-Kemenaker Dorong Keselamatan dan Kepatuhan Berlalu Lintas

16 Juni 2026 - 08:34 WIB

Jasa Raharja Inisiasi Rapat Strategi Kolaboratif Tingkatkan Kepatuhan PKB dan SWDKLLJ di Kota Tasikmalaya

15 Juni 2026 - 08:25 WIB

Jasa Raharja Cabang Sukabumi Serahkan Santunan Kepada Beberapa Ahli Waris Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Pendopo Kabupaten Sukabumi

15 Juni 2026 - 07:51 WIB

Tingkatkan Keselamatan Jalan, Jasa Raharja dan RS Siloam Purwakarta Gelar Pelatihan PPGD Bagi Pengemudi Ojek Online di Campaka

15 Juni 2026 - 07:42 WIB

Dukung UMKM Naik Kelas, inDrive Hadirkan Solusi Pengiriman untuk Dukung Pertumbuhan Bisnis Lokal

14 Juni 2026 - 09:35 WIB

Manfaatkan AI Tanpa Gantikan Tutor, Edupoint.id Personalisasi Les Privat dan Bimbel untuk 70.000+ Pelajar di 60+ Kota di Seluruh Indonesia

13 Juni 2026 - 20:05 WIB

Trending di Headline