Menu

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Breaking News · 27 Agu 2025 11:15 WIB

FKDSI Desak Transparansi Seleksi dan Penambahan Kuota Beasiswa PDDI: Aksi Damai Digelar di Jakarta


					FKDSI Desak Transparansi Seleksi dan Penambahan Kuota Beasiswa PDDI: Aksi Damai Digelar di Jakarta Perbesar

JAKARTA – Forum Komunikasi Dosen Seluruh Indonesia (FKDSI) akan menggelar Aksi Damaipada Rabu, 27 Agustus 2025 di depan Gedung Kemendiktisaintek dan Kompleks DPR RI, Jakarta.

Aksi ini digelar sebagai bentuk seruan moral dan aspirasi terkait transparansi dan keadilan dalam seleksi Beasiswa Pendidikan Doktor Dalam Negeri (PDDI) 2025.

FKDSI menilai, beasiswa PDDI yang seharusnya menjadi investasi strategis pembangunan sumber daya manusia dosen, masih menghadapi persoalan serius. Banyak dosen yang sudah siap kuliah namun terkendala karena sistem penyelenggaraan tidak sejalan dengan kebijakan akademik kampus tujuan, sehingga berdampak pada kondisi finansial, psikologis, hingga akademis.

Dalam aksi tersebut, Perwakilan FKDSI A.Herenal Daeng Toto S.E.,M.M menyampaikan lima tuntutan utama, yakni: 1) pemenuhan kuota 5.000 pendaftar, 2)transparansi proses seleksi dan akses publik terhadap data hasil seleksi, 3) penyesuaian dan penyederhanaan sistem seleksi berkerjasama dengan berbagai kampus tujuan, 4) evaluasi sistem penilaian, serta 5) kepastian dan keadilan bagi seluruh pelamar, termasuk yang defer maupun tidak lolos.

Selain itu, FKDSI juga mendorong peningkatan dan realokasi kuota prioritas bagi dosen pendaftar yang terdampak mencapai 5000 kuota, pemenuhan kebutuhan mendesak SDM dosen bergelar doktor, pemerataan akses pendidikan tinggi bagi dosen PTN dan PTS dari Sabang hingga Merauke, serta pengawalan kebijakan jangka panjang agar PDDI benar-benar menjadi investasi strategis dengan seleksi terpadu satu pintu.

“Aksi ini damai, terbuka, dan konstitusional. Kami ingin memastikan beasiswa ini benar-benar berpihak pada peningkatan kualitas dosen dan pendidikan tinggi nasional,” tegas perwakilan FKDSI Perwakilan FKDSI A.Herenal Daeng Toto, dalam siaran persnya.

Aksi Damai FKDSI terbuka bagi seluruh dosen, masyarakat pendidikan, media, dan pihak terkait yang peduli terhadap masa depan pendidikan tinggi di Indonesia.

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Karawang Dorong Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan melalui Program SIGAP Instansi

9 September 2026 - 07:01 WIB

Jasa Raharja Kanwil Jabar Perkuat Sinergi Tertib Pajak Kendaraan Bermotor di Kecamatan Sumedang Selatan

8 September 2026 - 07:20 WIB

Jasa Raharja Garut Laksanakan Gaspoll di Kecamatan Leles, Perkuat Upaya Optimalisasi Kepatuhan Masyarakat

7 September 2026 - 07:15 WIB

Jasa Raharja Pangandaran Perkuat Koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk Optimalisasi Penjaminan Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Puskesmas

7 September 2026 - 07:11 WIB

Operasi Gabungan Tim Pembina Samsat Kabupaten Bogor Kedepankan Edukasi yang Humanis

7 September 2026 - 07:02 WIB

Hadir dan Melayani, Jasa Raharja Tegaskan Komitmen di Hari Pelanggan Nasional

4 September 2026 - 09:47 WIB

Trending di Berita Daerah