Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 13 Sep 2024 21:19 WIB

Guru Ngaji, Salahsatu Pilar Untuk Meningkatkan SDM Unggul


					Guru Ngaji, Salahsatu Pilar Untuk Meningkatkan SDM Unggul Perbesar

Hal tersebut pun tertuang dalam visi-misi Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung, Haru – Dhani untuk mewujudkan Bandung sebagai kota kreatif dunia yang maju, agamis, sejahtera dan berkelanjutan.

Di tempat yang sama, Bakal Calon Wali Kota Bandung, Haru Suandharu, menyebut diskusinya bersama Persatuan Guru Ngaji (PGN) Kota Bandung meminta kepada pemimpin di Bandung kelak bisa melanjutkan program walikota terdahulu.

“Waktu almarhum Mang Oded itu bisa dilanjutkan, misalnya insentif untuk guru ngaji, pembebasan buta huruf Alquran, kemudian salat berjamaah tepat waktu, dan pembinaan untuk para guru ngaji,” kata Kang Haru.

Baca Juga :  Kurang Tegasnya Pemerintah, Hingga Edukasi Peran Orang Tua Jadi Sebab Maraknya Anak Cuci Darah

Hematnya, saat ini akhlak para penerus bangsa dalam situasi gawat. Pasalnya fenomena menyimpang menjadi tantangan nyata yang dirasakan para orang tua.

“Kita semua sebagai orang tua tentu khawatir anak-anak ke depannya bagaimana. Justru di satu sisi sangat bergantung kepada guru-guru ngaji, baik itu di sekolah, madrasah maupun masjid.”

“Demikian juga dengan tempat ibadah semua umat beragama. Saya kira semua agama ingin generasi muda kita sehat, berakhlak, beriman kepada Tuhan-Nya,” jelas Haru.

Baca Juga :  Dipastikan Jalanan Membiru, Bobotoh Diimbau Untuk Tertib

Haru menilai, tantangan orang tua semakin berat dalam mendidik anak-anak di era pesatnya teknologi digital. Sehingga penumbuhan karakter beragama harus terus digencarkan, agar menjadikan anak-anak terdidik secara moral dan agama.

“Ini bukan permintaan, ini kewajiban semua umat beragama. Maka dari itu, misi yang kita bawa mewujudkan SDM agamis, berkarakter agar bisa sejahtera dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kendati demikian, hal tersebut tak bisa dikerjakan oleh satu pihak, yakni pemerintah saja. Pihaknya mendorong keterlibatan Pentahelix untuk sama-sama membawa peradaban yang lebih baik.

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PT Jasa Raharja Gelar Sosialisasi Gebyar Apresiasi Kepatuhan Wajib Pajak di Pasar Pancasila Kota Tasikmalaya

8 Mei 2026 - 19:17 WIB

Pastikan Penanganan Korban Berjalan Baik, Jasa Raharja, Ditjen Hubdat dan Korlantas Polri Tinjau Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara

7 Mei 2026 - 19:10 WIB

Samsat Kota Cimahi Bersama Pemerintah Kota Cimahi dan Mitra Terkait Gelar Operasi Gabungan Pajak Kendaraan untuk Tingkatkan PAD dan Kepatuhan Masyarakat

7 Mei 2026 - 18:56 WIB

UPI Kukuhkan Guru Besar, Rektor: Bisa Berikan Dampak Luar Biasa

7 Mei 2026 - 14:12 WIB

Operasi Gabungan Samsat Rancaekek Dorong Kepatuhan Pajak dan Keselamatan Berlalu Lintas

7 Mei 2026 - 08:28 WIB

Tim Pembina Samsat Purwakarta Hadirkan Layanan Salamanis di Gedung Kembar

6 Mei 2026 - 08:24 WIB

Trending di Berita Daerah