Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 26 Jul 2024 17:49 WIB

IPDN-Kemendagri Siap Mewisuda 1252 Praja IPDN, Mendagri Tito: Tingkatkan Sumber Daya Manusia Untuk Indonesia Emas


					IPDN-Kemendagri Siap Mewisuda 1252 Praja IPDN, Mendagri Tito: Tingkatkan Sumber Daya Manusia Untuk Indonesia Emas Perbesar

Dikatakan Tito, untuk bisa menjadi negara dominan, syaratnya 3 yakni pertama adalah angkatan kerja yang besar untuk menjadi mesin produksi, kedua yakni sumber daya alam yang melimpah untuk menjadi bahan material produksi dan ketiga adalah wilayah yang luas untuk menampung mesin produksi masif.

“Jika melihat dari syarat ini maka dari 200 negara di dunia tidak akan lebih dari 20 negara yang mencapainya diantaranya negara yang dominan adalah China, India, United State, Rusia dan Indonesia,” tuturnya.

Tito menerangkan, sebesar 68,7 % penduduk Indonesia merupakan penduduk di usia produktif. Hal itu yang disebut dengan bonus demografi bagi Indonesia, tapi ini juga dapat menjadi bencana demografi.

“Ini dapat menjadi bencana apabila usia produktif itu tidak bekerja atau pekerjaan yang unskill namun jika diberdayakan dengan baik bonus demografi ini dapat membuat Indonesia semakin maju. Caranya yakni mengaktifkan potensi human resource dengan peningkatan kualitas kesehatan terutama penanganan dan pencegahan stunting serta perkuat bidang pendidikan baik formal maupun non formal,” kata dia.

Mendagri yang juga mantan Kapolri tersebut menegaskan, para calon wisudawan IPDN ini harus fokus kepada hal-hal nya yang berkontribusi untuk mempercepat terciptanya Indonesia Emas, yakni meningkatkan sistem politik dan keamanan agar semakin baik dan stabil.

“Kita harus membuat terobosan-terobosan yang memfasilitasi agar anak-anak muda lainnya di usia produktif menjadi tenaga kerja yang unggul, terdidik, terlatih dan sehat, kita harus memelihara sumber daya alam dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Tito juga berharap lulusan IPDN yang dipercaya sebagai leader, dapat menjadi strong leader yang tidak hanya memiliki power dan follower tetapi juga harus memiliki konsep.

Artikel ini telah dibaca 103 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wakapolda Jabar Resmi Membuka E Sport Mobile Legend Kapolda Cup 2026

11 Juli 2026 - 14:02 WIB

Garteks Jabar Menghadiri FGD di Momen Rakernas dan Menghasilkan Resolusi Strategis untuk Kesejahteraan Buruh

10 Juli 2026 - 12:00 WIB

Tasikmalaya, 10 Juli 2026 — PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya melaksanakan kegiatan Rapat Performance Review Pendapatan Semester I (Satu) Tahun 2026 bersama Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) beserta jajaran di wilayah Priangan Timur. Kegiatan ini diselenggarakan di Kantor PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya sebagai bentuk evaluasi kinerja pendapatan sekaligus penguatan sinergi antar instansi dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor. Rapat tersebut membahas secara komprehensif capaian pendapatan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) selama Semester I Tahun 2026. Berdasarkan hasil evaluasi, diketahui bahwa performa pendapatan SWDKLLJ masih mengalami tantangan, yang ditandai dengan menurunnya tingkat kepatuhan wajib pajak di beberapa wilayah Priangan Timur. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya kondisi ekonomi masyarakat, tingkat kesadaran wajib pajak, serta masih adanya kendaraan yang belum melakukan registrasi ulang tepat waktu. Dalam forum tersebut, seluruh peserta rapat melakukan pembahasan mendalam terkait akar permasalahan yang terjadi, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan hingga akhir tahun 2026. Beberapa upaya yang disepakati antara lain peningkatan kegiatan operasi gabungan lintas instansi, optimalisasi penelusuran kendaraan menunggak melalui aplikasi digital seperti Panah Pasopati, pelaksanaan sosialisasi secara masif kepada masyarakat serta kolaborasi dengan dealer untuk menikkan Kembali minat Masyarakat untuk membayar pajak kendaraan dan SWDKLLJ. Selain itu, sinergi dengan stakeholder terkait seperti Kepolisian, Badan Pendapatan Daerah, serta mitra strategis lainnya akan terus diperkuat guna menciptakan ekosistem kepatuhan yang lebih baik. Pendekatan persuasif melalui program edukasi dan insentif juga menjadi fokus dalam mendorong kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dalam memenuhi kewajibannya. Kepala PT Jasa Raharja Cabang Tasikmalaya Wahyu Pria Wibowo, SE, CPS menyampaikan bahwa kegiatan performance review ini merupakan bagian penting dalam memastikan keberlangsungan program perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna jalan. “Melalui evaluasi ini, kami dapat mengidentifikasi tantangan yang ada sekaligus menyusun strategi yang lebih efektif dan terarah guna meningkatkan kepatuhan dan optimalisasi pendapatan SWDKLLJ,” ujarnya. Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat berkomitmen untuk terus meningkatkan kolaborasi dan inovasi dalam rangka mendukung peningkatan pendapatan daerah serta memberikan perlindungan yang maksimal kepada masyarakat.

10 Juli 2026 - 07:22 WIB

Jasa Raharja Tasikmalaya Laksanakan Analisa dan Evaluasi Kinerja Semester I Tahun 2026 untuk Penguatan Pelayanan dan Optimalisasi Pendapatan

10 Juli 2026 - 07:15 WIB

Pastikan Pengemudi Prima dan Siap Tanggap Darurat, Jasa Raharja Karawang Gelar MUKL dan PPGD di Terminal Tanjungpura dan PO Fajar Bina Kharisma

9 Juli 2026 - 18:46 WIB

Melalui Program SIGAP, Jasa Raharja Cabang Sukabumi Edukasi Wajib Pajak dengan Pemasangan Hang Tag

9 Juli 2026 - 18:44 WIB

Trending di Berita Daerah