Ia menjelaskan bahwa dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas, perusahaan memastikan proses santunan berjalan cepat melalui integrasi data dengan kepolisian, rumah sakit, dan instansi terkait. Melalui sistem digital yang terhubung secara nasional, korban kecelakaan dapat segera memperoleh penanganan medis tanpa hambatan administratif. Inilah bentuk komitmen Jasa Raharja untuk memastikan negara hadir memberikan perlindungan yang nyata bagi masyarakat,
Selain layanan pascakecelakaan, Awaluddin juga menekankan pentingnya pendekatan preventif melalui edukasi dan kolaborasi lintas sektor. Karena bagi Jasa Raharja, perlindungan terbaik adalah mencegah kecelakaan terjadi sejak awal.
Ia menjelaskan, “Komitmen kami dalam keselamatan transportasi diwujudkan dengan pendekatan yang berbasis data dan kolaborasi. Penguatan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) menjadi kunci konvergensi data dan penyusunan action plan lintas pemangku kepentingan. Selain itu, program sosio-engineering terus diperluas melalui edukasi pelajar, kampanye keselamatan, pelatihan pertolongan pertama, pembinaan pengemudi angkutan umum, hingga kehadiran Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas dan Pos Pelayanan Terpadu di lapangan.”
Sebagai BUMN yang berada dalam ekosistem Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui sistem yang semakin terintegrasi dan responsif. Komitmen tersebut dijalankan dengan semangat melayani sepenuh hati, sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan prima terutama pada periode mobilitas tinggi seperti Idulfitri.
Pada kesempatan tersebut, Jasa Raharja juga menerima piagam penghargaan dari Radio Elshinta yang diserahkan langsung oleh Direktur Radio Elshinta, Henni Tanjanri. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi Jasa Raharja dalam berbagai program keselamatan transportasi dan pelayanan kepada masyarakat.
























