Sementara itu, kehadiran Jasa Raharja melalui PJ Samsat Ciamis Muhammad Rudianto merupakan bentuk dukungan terhadap program keselamatan lalu lintas sekaligus memperkuat sinergi dengan stakeholder dalam upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas.
Jasa Raharja sebagai bagian dari ekosistem keselamatan lalu lintas terus mendorong berbagai upaya preventif dan edukatif. Upaya tersebut penting dilakukan karena keselamatan berlalu lintas tidak hanya berkaitan dengan penanganan korban setelah kecelakaan terjadi, tetapi juga bagaimana seluruh pihak bersama-sama melakukan pencegahan agar kecelakaan dapat diminimalkan.
Dalam forum tersebut, pembahasan dan penilaian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai penerapan budaya tertib lalu lintas di Desa Sukamulya, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan berbagai aspek keselamatan lalu lintas di lingkungan masyarakat.
Kampung Tertib Lalu Lintas diharapkan tidak hanya menjadi sebuah program penilaian, tetapi dapat menjadi gerakan bersama yang mendorong masyarakat untuk membiasakan perilaku tertib berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari penggunaan helm sesuai standar, kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan, kelengkapan surat-surat kendaraan, hingga kesadaran untuk selalu mengutamakan keselamatan ketika berkendara.
Muhammad Rudianto selaku PJ Samsat Ciamis menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan bagian penting dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas di tengah masyarakat. Menurutnya, keberhasilan Kampung Tertib Lalu Lintas membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk pemerintah desa dan masyarakat sebagai pelaksana utama di lingkungan masing-masing.


























