“Sebelum kita berangkatkan tentunya kita melakukan SOP untuk memastikan agar perjalanan utamanya pengemudi dalam kondisi sehat. Jadi kita melakukan pengecekan mulai dari tes urin, kemudian tes alkohol dan juga tes terkait dengan masalah penggunaan obat yang mungkin bisa membahayakan. Tadi Pak Menkes juga langsung menyaksikan,” ungkapnya.
Direktur Operasional Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa kehadiran Jasa Raharja dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai inisiatif pemerintah dan Kepolisian dalam memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi masyarakat selama periode arus mudik dan balik Idulfitri 2026.
“Sebagai BUMN yang menjalankan mandat negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat melalui program asuransi kecelakaan, Jasa Raharja sangat mendukung berbagai inisiatif kolaboratif seperti program Mudik Gratis Polri Presisi ini. Sinergi antara Polri, kementerian terkait, dan berbagai BUMN menjadi kunci untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman,” ujar Ariyandi.
Menurut Ariyandi, periode mudik Lebaran merupakan salah satu momen dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi sehingga membutuhkan koordinasi yang kuat antarinstansi. Oleh karena itu, berbagai langkah kolaboratif seperti program mudik gratis ini menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih aman dan tertib.
“Kami terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak agar perlindungan kepada masyarakat dapat berjalan optimal. Prinsip kami adalah memberikan pelayanan yang responsif dan melayani sepenuh hati, sehingga kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.



























