Ia juga menambahkan bahwa sejumlah langkah strategis telah disiapkan, termasuk pemanfaatan Tol Japek Selatan saat arus balik, percepatan perbaikan jalan rusak, serta penguatan pengawasan di jalur arteri dan jalan nasional utama.
Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa perusahaan mendukung penuh arahan Kakorlantas Polri dalam rangka menciptakan mudik yang aman dan berkeselamatan.
“Jasa Raharja akan menyiapkan 25 Pos Pelayanan Terpadu (Posyanter) di sepanjang lintasan mudik, salah satunya di KM 81 sebagai bagian dari check point station. Posyanter ini akan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam mendukung pemeriksaan kesehatan pengemudi, penyediaan informasi rute perjalanan, serta edukasi keselamatan,” jelasnya.
Awaluddin menegaskan bahwa fokus utama Jasa Raharja selama periode arus mudik dan balik ini adalah menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, meminimalkan risiko fatalitas, dan memastikan masyarakat memperoleh perlindungan optimal melalui program asuransi kecelakaan Jasa Raharja.
Kehadiran petugas Jasa Raharja di lapangan merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan pelayanan prima yang berlandaskan semangat melayani sepenuh hati. Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, perusahaan terus memperkuat perannya sebagai BUMN yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Melalui kegiatan survei jalur ini, seluruh stakeholder berkomitmen untuk memperkuat koordinasi, integrasi data, serta kesiapsiagaan operasional dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada masa Idulfitri. Upaya tersebut menjadi wujud nyata bahwa negara hadir dalam memberikan perlindungan, rasa aman, dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan.
























