Direktur Utama Jasa Raharja juga menyampaikan bahwa Periode Siaga Idulfitri 1447 H Tahun 2026 akan dilaksanakan mulai 13 hingga 30 Maret 2026, di mana seluruh jajaran Jasa Raharja di tingkat Kantor Pusat, Kantor Wilayah, hingga Kantor Cabang berada dalam kondisi kesiapsiagaan operasional penuh.
Selama periode tersebut, Jasa Raharja akan mengoptimalkan berbagai infrastruktur pelayanan, termasuk Pos Pelayanan Terpadu yang tersebar di berbagai wilayah strategis, dukungan Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas, serta penguatan sistem monitoring berbasis digital melalui JR Connect guna memastikan respons cepat terhadap setiap kejadian kecelakaan lalu lintas.
Direktur Utama juga menegaskan komitmen perusahaan untuk mewujudkan Zero Pending Claim, sehingga setiap korban kecelakaan lalu lintas dapat memperoleh hak santunan secara cepat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Utama Jasa Raharja Jawa Barat, Hendriawato, menyampaikan bahwa seluruh jajaran Jasa Raharja di wilayah Jawa Barat siap mendukung penuh pelaksanaan PAM Lebaran 2026 melalui peningkatan kesiapsiagaan operasional dan penguatan koordinasi dengan para pemangku kepentingan.
“Seluruh insan Jasa Raharja Jawa Barat siap menjalankan tugas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui koordinasi yang kuat dengan kepolisian, rumah sakit, dan instansi terkait, kami berkomitmen memastikan pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas dapat berjalan cepat, tepat, dan responsif,” ujarnya.
Melalui apel kesiapsiagaan ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dengan semangat melayani sepenuh hati, seluruh insan Jasa Raharja siap memberikan perlindungan kepada masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026 agar perjalanan dapat berlangsung aman, tertib, dan berkeselamatan.


























