Menu

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Beranda · 17 Nov 2024 18:37 WIB

Pemprov Jabar Bakal Kejar Target 11,1 Juta Ton GKG Terealisasi  


					Pemprov Jabar Bakal Kejar Target 11,1 Juta Ton GKG Terealisasi    Perbesar

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih harap-harap cemas, karena hingga November 2024 ini realisasi gabah kering giling (GKG) baru di angka 8,5 juta ton.

Padahal pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan Jawa Barat pada tahun ini, harus mampu merealisasikan produksi 11,1 juta ton GKG.
Menyikapi hal ini, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengaku akan mengupayakan, di sisa waktu sekitar dua bulan ini, kekurangan sekitar 2,6 juta ton GKG dapar terkejar merealisasikan target pemerintah pusat.
Termasuk melakukan rekonsiliasi bersama Badan Pusat Statistik (BPS), untuk memastikan capaian GKG Jabar di 2024 ini.
“Masih ada dua bulan lagi. Kami sedang mengecek langsung ke lapangan,” ujar Bey Machmudin usai acara Hari Pangan Sedunia ke 44 di SOR Arcamanik, Kota Bandung baru-baru ini.
Dia melanjutkan, bila pada akhirnya akan sulit terpenuhi. Hal ini dikatakannya akan diperbaiki, untuk menggenjot produksi GKG di 2025 mendatang.
“Kalaupun terjadi penurunan, tahun depan kita perbaiki agar memenuhi target,” ucapnya.
Meski demikian, Jawa Barat tidak akan pasrah. Sejumlah kendala akan ditangani, seperti pupuk, benih dan irigasi. Sehingga harapannya mampu berkontribusi mewujudkan Indonesia sebagai negara swasembada pangan di 2028 mendatang.
“Harusnya ekstensifikasi, bisa 2-3 kali panen dalam setahun. Itu yang mendorong kita. Pengeringan juga, kita tingkatkan,” tuturnya.
Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Satu ABK Korban Meninggal Dunia KM Virgo Kembali Teridentifikasi, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Keluarga Korban

15 September 2026 - 22:28 WIB

Sinergi JR-BPJS Kesehatan Dan Rumah Sakit Dalam Memberikan Kepastian Jaminan Korban Laka Lantas Di Karawang

15 September 2026 - 22:03 WIB

Jasa Raharja Sukabumi Hadiri Sosialisasi Safety Riding Bagi Personel Kesatuan Angkatan Darat Di Subdenpom Persiapan Pelabuhan Ratu

15 September 2026 - 09:09 WIB

Korban KM Virgo Transport 8 Teridentifikasi, Jasa Raharja Serahkan Santunan Kurang dari 24 Jam

14 September 2026 - 22:13 WIB

Pastikan Pelayanan Maksimal, Dirut dan Dirops Jasa Raharja Tinjau Langsung Penanganan Korban KM Virgo Transport 8

14 September 2026 - 12:41 WIB

Disamarkan di Balik Muatan Kelapa, Bea Cukai Gagalkan Peredaran 796 Ribu Batang Rokok Ilegal di Sumedang

12 September 2026 - 10:29 WIB

Trending di Berita Daerah