“Kami menyadari bahwa tantangan ke depan bukan hanya pada aspek pelayanan, tetapi juga bagaimana menyampaikan informasi dengan cara yang tepat. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan pendekatan baru yang lebih kreatif, komunikatif, dan dekat dengan masyarakat, sehingga kesadaran serta kepatuhan dalam membayar pajak kendaraan bermotor dapat terus meningkat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pajak kendaraan bermotor memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan publik lainnya. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembangunan tersebut.
Sementara itu, Kepala Cabang Jasa Raharja Sukabumi, Priatmojo, turut memberikan apresiasi atas inisiatif kolaboratif ini. Menurutnya, edukasi mengenai pajak kendaraan bermotor tidak dapat dipisahkan dari pemahaman masyarakat terhadap manfaat yang diterima secara langsung.
“Pembayaran pajak kendaraan bermotor bukan hanya sekadar kewajiban administratif, tetapi juga memiliki manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satunya adalah adanya perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas melalui Jasa Raharja. Oleh karena itu, kami sangat mendukung upaya edukasi yang dikemas secara kreatif seperti ini, karena dapat membantu meningkatkan pemahaman masyarakat secara lebih menyeluruh,” ungkapnya.
Pendekatan kolaboratif ini juga menjadi contoh sinergi positif antara instansi pemerintah dan sektor kreatif dalam menghadirkan solusi komunikasi publik yang lebih modern dan berdampak. Tidak hanya sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kontribusi dalam pembangunan melalui kepatuhan pajak.

























