Tasikmalaya, 13/07/2026 – Dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), Penanggung Jawab (PJ) Samsat Garut melaksanakan kegiatan penelusuran kendaraan secara mandiri dengan memanfaatkan aplikasi Panah Pasopati pada Senin, 13 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di pelataran parkir Universitas Galuh, Kabupaten Tasikmalaya, yang merupakan salah satu titik strategis dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi. Melalui kegiatan ini, petugas melakukan identifikasi terhadap kendaraan yang terindikasi belum melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Dengan menggunakan aplikasi Panah Pasopati, petugas dapat secara cepat dan akurat mendeteksi status kendaraan, termasuk masa berlaku pajak dan kewajiban SWDKLLJ. Kendaraan yang teridentifikasi menunggak kemudian dilakukan pendekatan persuasif kepada pemilik atau pengendara, disertai edukasi mengenai pentingnya melakukan pembayaran PKB dan SWDKLLJ tepat waktu.
Selain itu, petugas juga memberikan sosialisasi terkait manfaat pembayaran SWDKLLJ sebagai bentuk perlindungan dasar bagi masyarakat apabila terjadi kecelakaan lalu lintas jalan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajibannya.
PJ Samsat Garut Nia Purnamasari menyampaikan bahwa kegiatan penelusuran mandiri ini merupakan salah satu strategi proaktif dalam mengoptimalkan pendapatan daerah, khususnya pada sektor PKB dan SWDKLLJ, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami terus berupaya melakukan inovasi dan pendekatan langsung kepada masyarakat agar tingkat kepatuhan semakin meningkat. Melalui pemanfaatan teknologi seperti Panah Pasopati, proses penelusuran menjadi lebih efektif dan tepat sasaran,” ungkapnya.



























