Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan keselamatan transportasi, kegiatan ini diisi dengan sejumlah agenda edukatif dan simbolis, antara lain penyematan Pin Pelopor Keselamatan kepada perwakilan pengemudi ojek online, pembagian Buku Saku Ojol Kamtibmas sebagai panduan tertib berlalu lintas dan penanganan situasi darurat di jalan raya, serta sosialisasi keselamatan berkendara yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Pada kesempatan tersebut, PT Jasa Raharja turut memberikan edukasi mengenai peran dan fungsi Jasa Raharja sebagai penyelenggara perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan Aplikasi Lapor Laka, inovasi digital yang memudahkan masyarakat dalam melaporkan kecelakaan lalu lintas sehingga proses penanganan dan pelayanan kepada korban dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif.
Kepala Kantor Wilayah Utama PT Jasa Raharja Jawa Barat, Hendriawanto, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Ditlantas Polda Jawa Barat merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam membangun ekosistem keselamatan transportasi yang berkelanjutan.
“Keselamatan lalu lintas tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk komunitas pengemudi ojek online yang memiliki peran penting dalam aktivitas transportasi masyarakat sehari-hari. Melalui kegiatan ini, kami berharap kesadaran akan keselamatan semakin meningkat sehingga dapat menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban di jalan raya,” ungkap Hendriawanto.
Kehadiran PT Jasa Raharja dalam kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap program keselamatan lalu lintas yang digagas Kepolisian Republik Indonesia. Sinergi antara kepolisian, Jasa Raharja, dan komunitas masyarakat diharapkan mampu memperkuat budaya tertib berlalu lintas, meningkatkan perlindungan bagi pengguna jalan, serta mewujudkan transportasi yang aman, nyaman, dan berkeselamatan di seluruh wilayah Jawa Barat.




























