Menerima dua penghargaan di Anugerah BUMN 2026, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi pengakuan eksternal atas upaya perusahaan dalam memperkuat digitalisasi layanan kepada masyarakat. Transformasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada inovasi teknologi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan yang cepat, transparan, dan terintegrasi.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa transformasi digital yang dilakukan Jasa Raharja mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kami terus mengembangkan berbagai inovasi layanan berbasis teknologi
untuk memastikan masyarakat memperoleh akses layanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Awaluddin.
Ia menjelaskan bahwa berbagai inovasi digital yang dikembangkan perusahaan berperan penting dalam mempercepat proses layanan asuransi kecelakaan Jasa Raharja, mulai dari integrasi data dengan kepolisian dan rumah sakit hingga percepatan proses penyerahan santunan kepada korban kecelakaan transportasi. Upaya tersebut menjadi salah satu wujud negara hadir dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Transformasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung agenda besar transformasi BUMN, termasuk penguatan tata kelola dan optimalisasi nilai ekonomi melalui ekosistem perusahaan negara yang semakin terintegrasi, sejalan dengan pembentukan Danantara Indonesia sebagai pengelola aset dan investasi strategis negara.
Jasa Raharja akan terus memperkuat transformasi digital dan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan layanan yang semakin cepat, akurat, dan mudah diakses masyarakat. Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk terus menghadirkan pelayanan prima kepada masyarakat serta menjalankan mandat perusahaan dengan semangat melayani sepenuh hati.



























