Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Headline · 4 Nov 2025 18:23 WIB

UPI Kukuhkan 12 Guru Besar, Rektor Bilang Tidak Boleh Berhenti Mencari dan Menemukan Ilmu


					UPI Kukuhkan 12 Guru Besar, Rektor Bilang Tidak Boleh Berhenti Mencari dan Menemukan Ilmu Perbesar

BANDUNG – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengukuhkan 12 dosen sebagai guru besar pada upacara akademik Pengukuhan Guru Besar UPI Tahun 2025 yang digelar di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kampus Bumi Siliwangi, pada Selasa-Rabu (4-5/11/2025).

Ke-12 guru besar tersebut, UPI kini memiliki 240 Guru Besar atau 14,6 persen dari 1600 lebih dosen yang ada di UPI dari berbagai bidang keilmuan yang tersebar di sembilan fakultas, termasuk dari kampus UPI daerah dan sekolah pasca sarjana.

“Untuk mencapai jabatan ini bukanlah hal yang mudah, namun ini perjalanan karir yang sangat panjang, mulai dari menjadi dosen, yang kemudian menata karirnya,” kata Ketua Dewan Guru Besar UPI Prof Dadang Sunendar kepada wartawan, Selasa (4/11/2025).

Menurutnya, pengukuhan Guru Besar baru ini menjadi capaian bagi UPI yang berusaha untuk terus melesat dengan berbagai program serta karya-karya terbaiknya, khususnya karya dari Guru Besar.

Karya-karya disertasi para Guru Besar ini diharapkan akan semakin membawa berkah kepada universitas dan Guru Besar yang baru dikukuhkan, serta berguna bagi masyarakat.

Baca Juga :  UPI Kukuhkan Guru Besar, Rektor: Bisa Berikan Dampak Luar Biasa

“Saya berharap pengukuhan 12 Guru Besar baru ini menjadi inspirasi bagi segenap civitas akademika UPI, baik dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa,” tutur Prof Dadang.

Rektor UPI, Prof Didi Sukyadi, menegaskan bahwa jabatan Guru Besar bukan sekadar pencapaian akademik tertinggi, melainkan amanah moral dan intelektual.

Bahkan menjadi Guru Besar berarti siap menjadi lentera keilmuan, menerangi jalan ketika dunia dilanda kabut kebingungan.

“Ia bukan hanya gelar, tetapi tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan etika ilmu,” ucapnya.

Kata Rekor, Guru Besar tidak boleh berhenti mencari dan menemukan ilmu. Ilmu harus terus tumbuh melalui penelitian yang bermutu, publikasi yang bereputasi, serta kolaborasi yang berkelanjutan. Guru Besar tidak boleh berpuas diri, karena ilmu adalah ladang yang tak bertepi.

“Oleh karena itu saya berpesan agar para Guru Besar tidak berhenti melakukan riset, meneliti, mencari ilmu, dan tidak berhenti memberi pencerahan kepada mahasiswa dan generasi berikutnya,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa para mahasiswa akan terus membutuhkan keberadaan Guru Besar, baik dalam kegiatan akademik maupun non akademik.

Baca Juga :  Rektor UPI Sampaikan Masukan Terkait RUU Sisdiknas dalam Rapat Dengar Pendapat Bersama Komisi X DPR RI

Rektor mengajak para Guru Besar untuk membimbing para mahasiswa dan melibatkannya dalam kegiatan riset, kegiatan-kegiatan akademik, maupun kegiatan kepemimpinan.

“Mari kita jadikan ilmu sebagai jalan pengabdian, bukan kebanggaan pribadi. Kita buktikan Universitas Pendidikan Indonesia mampu melahirkan pemimpin, dan juga pemikiran yang dihormati dunia, tanpa kehilangan akar dan budaya jati diri bangsa,” pungkas Prof Didi.

Sebagai catatan, Pengukuhan 12 Guru Besar UPI tersebut dilaksanakan dalam 2 hari.

Pada hari pertama 6 Guru Besar yang dikukuhkan yakni Prof. Dr. Erlina Winayarti, M.Pd. (FPIPS), Prof. Dr. Juhanaini, M.Ed. (FIP), Prof. Dr. Diding Nurdin, M.Pd. (FIP), Prof. Dr. Ernawulan Syaodih, M.Pd. (FIP), Prof. Dr. Mulyana, M.Pd. (FPOK), dan Prof. Dr. Mamat Supriatna, M.Pd. (FIP)

Sementara pada upacara pengukuhan dihari kedua, adalah Prof. Dr. Supriadi, M.Pd. (UPI Kampus Serang), Prof. Gin Gin Gustine, M.Pd., Ph.D. (FPBS), Prof. Ika Lestari Damayanti, M.A., Ph.D. (FPBS), Prof. Dr. Andhy Setiawan, S.Pd., M.Si. (FPMIPA), Prof. Dr. Elah Nurlaelah, M.Si. (FPMIPA) dan Prof. Dr. Heni Mulyani, M.Pd. (FPEB).

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Dies Natalis ke-72 UPI: Dorong Hasil Riset Dosen Jadi Produk Massal dan Startup

20 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Tingkatkan Kepatuhan Pajak, Samsat Purwakarta Luncurkan Inovasi Layanan Malam “SELAMAT”

19 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Dekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat di Akhir Pekan, Jasa Raharja Bandung Dukung Samsat Keliling Soekarno Hatta Minggu Pagi

18 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Jasa Raharja dan RS Hermina Teken MoU dan NDA, Perkuat Kolaborasi Integrasi Digital Pelayanan Korban Kecelakaan

17 Oktober 2026 - 08:32 WIB

INACA Apresiasi Kemitraan Strategis Jasa Raharja dalam Ekosistem Penerbangan Nasional

16 Oktober 2026 - 09:17 WIB

Berikan Kemudahan dan Keuntungan Bagi Wajib Pajak, Kolaborasi Jasa Raharja Bandung Bersama Tim Pembina Samsat Kawaluyaan Gelar Pemeriksaan PKB dan SWDKLLJ

16 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Trending di Berita Daerah