Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Headline · 10 Des 2025 08:58 WIB

144 Mahasiswa Internasional UPI Dapatkan Pengalaman Budaya Outentik melalui Workshop Batik Megamendung pada The 6th FPEB International Day


					144 Mahasiswa Internasional UPI Dapatkan Pengalaman Budaya Outentik melalui Workshop Batik Megamendung pada The 6th FPEB International Day Perbesar

BANDUNG – Edu Heritage Center Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi motor utama dalam penyelenggaraan kegiatan budaya internasional tahunan, The 6th FPEB International Day 2025, yang digelar bekerja sama dengan Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) UPI.

Melalui fasilitasi langsung dari Edu Heritage Center, 144 mahasiswa internasional dari berbagai negara mendapatkan pengalaman budaya yang kaya dan autentik, terutama melalui Workshop Batik Megamendung yang menjadi kegiatan inti tahun ini.

Acara yang berlangsung meriah pada Selasa, 9 Desember 2025, di Area Terbuka & Lobi FPEB UPI Kampus Bandung ini mengangkat tema “Unity in Diversity: Celebrating Global Friendship through Art, Culture, and Food.”

Melalui tema ini, Edu Heritage Center menegaskan perannya sebagai penghubung budaya yang mempromosikan persahabatan global melalui seni dan tradisi Jawa Barat.

Dekan FPEB UPI, Prof Ratih Hurriyati menyampaikan apresiasi atas kolaborasi kuat antarunit dalam pelaksanaan kegiatan, sekaligus menyoroti antusiasme mahasiswa internasional.

“Pelaksanaan International Day sekarang menjadi lebih bermakna karena diikuti oleh 144 international student yang berasal dari Uzbekistan, Tajikistan, Tiongkok, Togo, Ghana, Tanzania, dan Nigeria,” ujarnya.

Baca Juga :  UPI Tetapkan Pembebasan Biaya UKT kepada Olivia Yuliana yang Terdampak Banjir Bandang Sumatera Barat

Sebagai pusat yang berkomitmen pada pelestarian budaya, Edu Heritage Center menempatkan Workshop Batik Megamendung sebagai agenda utama, menghadirkan pengalaman langsung bagi mahasiswa asing untuk mengenal pola ikonik khas Cirebon.

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Edu Heritage Center, FPEB, dan Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD). Selain dukungan artistik dari Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD), kegiatan ini juga diperkuat oleh kontribusi SMKN 14 Bandung, Program Studi Pendidikan Tata Busana, dan Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang turut mendampingi proses teknis, desain, hingga praktik membatik para mahasiswa internasional.

Founder Edu Heritage Center, Prof. Dr. Isma Widiaty, S.Pd., M.Pd., didukung oleh Co-Founder Edu Heritage Center, Dr. Suciati, S.Pd., M.Ds., keduanya membangun Edu Heritage Center sebagai rumah riset dan kreativitas batik selama lebih dari satu dekade. Prof Isma menjelaskan bahwa pusat ini telah menjadi rumah bagi hasil riset dan kreativitas batik selama lebih dari satu dekade.

Baca Juga :  Longsor Cisarua, Begini Kata Dosen Bidang Ahli Geografi Fisik dengan Keahlian bidang kompetensi Mitigasi Bencana UPI

Produk-produk yang dihasilkan—mulai dari batik, ikat kepala khas Sunda, obi belt, tumbler, hingga kaos—dikembangkan sebagai suvenir khas UPI sekaligus sebagai bagian dari inkubasi bisnis yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan alumni.

“Workshop membatik bagi mahasiswa asing ini sudah kami selenggarakan untuk keempat kalinya. Antusiasme mereka selalu tinggi, dan ini menunjukkan daya tarik kuat budaya batik sebagai jendela untuk mengenal Indonesia,” jelas Prof. Isma.

Selain workshop batik, perayaan The 6th FPEB International Day 2025 turut dimeriahkan dengan Permainan dan Kompetisi Tradisional, Pertunjukan Budaya, serta Festival Kuliner Internasional, yang semuanya turut memperkaya pengalaman lintas budaya bagi para peserta.

Melalui peran sentralnya dalam kegiatan ini, Edu Heritage Center semakin meneguhkan posisinya sebagai penggerak utama pelestarian budaya Jawa Barat dan sebagai jembatan yang mempererat hubungan Indonesia dengan komunitas global melalui seni dan kreativitas.

 

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Jabar Kolaborasi dengan Dishub KBB dan Polres Cimahi melalui FKLL dan Pemasangan Rambu

2 Mei 2026 - 23:10 WIB

Peningkatan Keselamatan Transportasi Jalan, FLLAJ Kabupaten Sukabumi Laksanakan Inspeksi Armada Bus dan Pemeriksaan Kesehatan Awak Kendaraan

2 Mei 2026 - 23:01 WIB

Perkuat Peran Guru dalam Edukasi Keselamatan, Jasa Raharja Jabar dan Dishub Kabupaten Bandung Gelar PPKL di SMKN 7 Baleendah

30 April 2026 - 23:19 WIB

Jasa Raharja Jabar Kolaborasi Bersama Dishub Kabupaten Bandung dalam Giat Safety Campaign di SMKN 7 Baleendah

30 April 2026 - 23:16 WIB

Jasa Raharja Jabar dan Dishub Kabupaten Bandung Gelar FKLL di Baleendah untuk Perkuat Keselamatan Lalu Lintas

30 April 2026 - 23:11 WIB

Harwan Muldidarmawan : Poltrada Bali Ambil Peran Penting dalam Membangun Sistem Keselamatan Transportasi Nasional

30 April 2026 - 23:06 WIB

Trending di Berita Daerah