Menu

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Headline · 10 Des 2025 08:58 WIB

144 Mahasiswa Internasional UPI Dapatkan Pengalaman Budaya Outentik melalui Workshop Batik Megamendung pada The 6th FPEB International Day


					144 Mahasiswa Internasional UPI Dapatkan Pengalaman Budaya Outentik melalui Workshop Batik Megamendung pada The 6th FPEB International Day Perbesar

BANDUNG – Edu Heritage Center Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi motor utama dalam penyelenggaraan kegiatan budaya internasional tahunan, The 6th FPEB International Day 2025, yang digelar bekerja sama dengan Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) UPI.

Melalui fasilitasi langsung dari Edu Heritage Center, 144 mahasiswa internasional dari berbagai negara mendapatkan pengalaman budaya yang kaya dan autentik, terutama melalui Workshop Batik Megamendung yang menjadi kegiatan inti tahun ini.

Acara yang berlangsung meriah pada Selasa, 9 Desember 2025, di Area Terbuka & Lobi FPEB UPI Kampus Bandung ini mengangkat tema “Unity in Diversity: Celebrating Global Friendship through Art, Culture, and Food.”

Melalui tema ini, Edu Heritage Center menegaskan perannya sebagai penghubung budaya yang mempromosikan persahabatan global melalui seni dan tradisi Jawa Barat.

Dekan FPEB UPI, Prof Ratih Hurriyati menyampaikan apresiasi atas kolaborasi kuat antarunit dalam pelaksanaan kegiatan, sekaligus menyoroti antusiasme mahasiswa internasional.

“Pelaksanaan International Day sekarang menjadi lebih bermakna karena diikuti oleh 144 international student yang berasal dari Uzbekistan, Tajikistan, Tiongkok, Togo, Ghana, Tanzania, dan Nigeria,” ujarnya.

Baca Juga :  UPI Didorong Beri Masukan Strategis untuk Kebijakan Pendidikan Nasional

Sebagai pusat yang berkomitmen pada pelestarian budaya, Edu Heritage Center menempatkan Workshop Batik Megamendung sebagai agenda utama, menghadirkan pengalaman langsung bagi mahasiswa asing untuk mengenal pola ikonik khas Cirebon.

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Edu Heritage Center, FPEB, dan Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD). Selain dukungan artistik dari Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD), kegiatan ini juga diperkuat oleh kontribusi SMKN 14 Bandung, Program Studi Pendidikan Tata Busana, dan Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang turut mendampingi proses teknis, desain, hingga praktik membatik para mahasiswa internasional.

Founder Edu Heritage Center, Prof. Dr. Isma Widiaty, S.Pd., M.Pd., didukung oleh Co-Founder Edu Heritage Center, Dr. Suciati, S.Pd., M.Ds., keduanya membangun Edu Heritage Center sebagai rumah riset dan kreativitas batik selama lebih dari satu dekade. Prof Isma menjelaskan bahwa pusat ini telah menjadi rumah bagi hasil riset dan kreativitas batik selama lebih dari satu dekade.

Baca Juga :  UPI Tambah Panel Surya bagi Warga Prasejahtera melalui Program LIMAR

Produk-produk yang dihasilkan—mulai dari batik, ikat kepala khas Sunda, obi belt, tumbler, hingga kaos—dikembangkan sebagai suvenir khas UPI sekaligus sebagai bagian dari inkubasi bisnis yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan alumni.

“Workshop membatik bagi mahasiswa asing ini sudah kami selenggarakan untuk keempat kalinya. Antusiasme mereka selalu tinggi, dan ini menunjukkan daya tarik kuat budaya batik sebagai jendela untuk mengenal Indonesia,” jelas Prof. Isma.

Selain workshop batik, perayaan The 6th FPEB International Day 2025 turut dimeriahkan dengan Permainan dan Kompetisi Tradisional, Pertunjukan Budaya, serta Festival Kuliner Internasional, yang semuanya turut memperkaya pengalaman lintas budaya bagi para peserta.

Melalui peran sentralnya dalam kegiatan ini, Edu Heritage Center semakin meneguhkan posisinya sebagai penggerak utama pelestarian budaya Jawa Barat dan sebagai jembatan yang mempererat hubungan Indonesia dengan komunitas global melalui seni dan kreativitas.

 

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Karawang Dorong Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan melalui Program SIGAP Instansi

9 September 2026 - 07:01 WIB

Jasa Raharja Kanwil Jabar Perkuat Sinergi Tertib Pajak Kendaraan Bermotor di Kecamatan Sumedang Selatan

8 September 2026 - 07:20 WIB

Jasa Raharja Garut Laksanakan Gaspoll di Kecamatan Leles, Perkuat Upaya Optimalisasi Kepatuhan Masyarakat

7 September 2026 - 07:15 WIB

Jasa Raharja Pangandaran Perkuat Koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk Optimalisasi Penjaminan Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Puskesmas

7 September 2026 - 07:11 WIB

Operasi Gabungan Tim Pembina Samsat Kabupaten Bogor Kedepankan Edukasi yang Humanis

7 September 2026 - 07:02 WIB

Hadir dan Melayani, Jasa Raharja Tegaskan Komitmen di Hari Pelanggan Nasional

4 September 2026 - 09:47 WIB

Trending di Berita Daerah