Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 13 Mei 2024 16:33 WIB

Tinjau TPS3R Ence Aziz, Bey Machmudin Harap Jadi Katalisator Urai Masalah Sampah Jabar


					Tinjau TPS3R Ence Aziz, Bey Machmudin Harap Jadi Katalisator Urai Masalah Sampah Jabar Perbesar

BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin berharap, Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Ence Aziz, Kota Bandung, dapat menjadi katalisator atau pemicu kota/kabupaten lain dalam mengurai masalah persampahan di Jawa Barat.

Bey Machmudin mengatakan, TPS3R Ence Aziz merupakan satu dari empat titik yang dibangun, dalam pengelolaan dan pemrosesan sampah.

Melalui mesin gibrik, sampah dari masyarakat dipisah antara organik dan anorganik. Secepatnya kata Bey Machmudin, kapasitas enam ton akan ditingkatkan menjadi 10 ton.

“Saat ini enam ton perhari untuk delapan jam. Kami ingin tingkatkan jadi 10 ton. Kalau kecamatan tidak banyak sampah, itu cukup untuk satu kecamatan, dengan syarat sudah dipisahkan dulu di hulu,” ujar Bey Machmudin usai meninjau TPS3R Ence Aziz, Gardujati, Kota Bandung, Senin 13 Mei 2024.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Targetkan E-Monev Proyek Strategis Rampung Mei Ini

Selanjutnya kata dia, akan dikembangkan lagi dengan menambahkan mesin pengolahan, menjadikan sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) atau sumber bahan bakar seperti batubara.

“Selain disini, kita juga ada di Jalan Indramayu, Antapani, Babakan Siliwangi dan Batununggal. Itu jadi trigger, nanti kalau sudah berjalan. Mudah-mudahan swasta mau masuk bantu (pembiayaan),” ucapnya.

Baca Juga :  Bey Machmudin Syukuri, Pelaksanaan Keberangkatan Jamaah Haji Berjalan Lancar

Sebab kata dia, untuk pembangunan satu TPS3R dibutuhkan biaya setidaknya sekitar Rp3 miliar. Maka dari itu, untuk memenuhi tiap kecamatan, butuh kontribusi banyak pihak dalam mengatasi persoalan sampah.

“Untuk empat itu, penambahan sekitar Rp12 miliar. Jadi provinsi juga menyiapkan di Baksil. Itu dari provinsi. Itu nilainya Rp3,5 miliar. Kita pikirkan bagaimana, apakah keterlibatan swasta apa gimana. Intinya kami ingin sampah tuntas di tahun ini, minimal di Kota Bandung. Jadi percontohan bagi kota/kabupaten lain,” imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Samsat Haurgeulis Glorifikasikan “Gebyar Apresiasi” Kepatuhan Wajib Pajak di Desa Haurkolot

29 April 2026 - 10:42 WIB

Jasa Raharja Ajak Tenaga Pengajar untuk Peduli Keselamatan Lalu Lintas kepada Murid

29 April 2026 - 10:40 WIB

Jasa Raharja Bogor Gelar Kegiatan Sigap Prioritas dan Sigap Instansi Bersama Mitra Samsat Depok II Cinere

28 April 2026 - 23:56 WIB

Tinjau Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Jasa Raharja Telah Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan ke 8 RS

28 April 2026 - 23:52 WIB

Kurang dari 24 jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris

28 April 2026 - 10:52 WIB

Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Publik, Jasa Raharja Cabang Cirebon Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Sidawangi Kab Cirebon

28 April 2026 - 10:49 WIB

Trending di Berita Daerah