Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 28 Mei 2024 12:30 WIB

Disdik Jabar Lakukan Simulasi Secara Simultan, Jelang Pembukaan PPDB 2024 Pekan Depan


					Disdik Jabar Lakukan Simulasi Secara Simultan, Jelang Pembukaan PPDB 2024 Pekan Depan Perbesar

BANDUNG – Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat Ade Afriandi mengungkapkan, pihaknya terus melakukan simulasi mematangkan persiapan, jelang pembukaan PPDB 2024 yang akan dilaksanakan pada pekan depan.

Dimana kata Ade, PPDB 2024 tahap satu dimulai pada 3-7 Juni untuk jalur zonasi dan afirmasi. Kemudian dilanjutkan di tahap dua, pada 24-28 Juni untuk jalur pindahan atau mutasi dan prestasi.

Simulasi yang dilakukan Disdik Jabar lanjut Ade, untuk mitigasi risiko terutama di wilayah tidak terjangkau internet, maupun siswa yang belum memiliki fasilitas alat elektronik. Mengingat pada saat ini, pelaksanaan PPDB 2024 dominan melalui online di Sapawarga dan situs resmi Disdik.

Baca Juga :  Bey Machmudin Pastikan, Transparansi PPDB 2024 di SapaWarga Terjamin

“Karena prinsipnya walaupun PPDB online, yang offline juga kami siapkan. Terutama untuk mereka yang masuk dalam kondisi seperti itu,” ujarnya usai penandatanganan pakta integritas di SMAN 8, Kota Bandung, Selasa 28 Mei 2024

Harapannya, dengan simulasi yang terus dilakukan secara simultan. Celah masalah dapat segera dikendalikan, sehingga pelaksanaan PPDB 2024 dapat berjalan lancar sesuai harapan.

“Oleh karena itu, sampai sebelum tanggal 3 kami terus melakukan simulasi, mengukur risiko terhadap gangguan pelayanan PPDB online,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemprov Jabar dan Forkopimda Tandatangani Komitmen Bersama, Sepakat Jaga PPDB 2024

Mengenai kuota sekolah, Ade memastikan tidak ada masalah. Sebab daya tampung SMA dan SMK negeri maupun swasta, bila ditotal secara keseluruhan sudah 103 persen. Sehingga dipastikan, tidak ada anak yang bakal tidak kebagian kursi sekolah.

“Artinya tidak perlu khawatir. Antara negeri dan swasta bisa menyediakan fasilitas untuk pelayanan pendidikan. Tetapi tentu di calon peserta didik baru, tidak semua ingin SMK. Tidak semua ingin masuk SMA, karena data yang ada memang betul. Jumlah SMK lebih besar dari SMA,” imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 175 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Samsat Haurgeulis Glorifikasikan “Gebyar Apresiasi” Kepatuhan Wajib Pajak di Desa Haurkolot

29 April 2026 - 10:42 WIB

Jasa Raharja Ajak Tenaga Pengajar untuk Peduli Keselamatan Lalu Lintas kepada Murid

29 April 2026 - 10:40 WIB

Jasa Raharja Bogor Gelar Kegiatan Sigap Prioritas dan Sigap Instansi Bersama Mitra Samsat Depok II Cinere

28 April 2026 - 23:56 WIB

Tinjau Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Jasa Raharja Telah Terbitkan Jaminan Biaya Perawatan ke 8 RS

28 April 2026 - 23:52 WIB

Kurang dari 24 jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris

28 April 2026 - 10:52 WIB

Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Publik, Jasa Raharja Cabang Cirebon Berikan Layanan Kesehatan Gratis di Desa Sidawangi Kab Cirebon

28 April 2026 - 10:49 WIB

Trending di Berita Daerah