Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Pendidikan · 20 Apr 2026 15:38 WIB

Telkom Indonesia Perkuat Pemberdayaan Perempuan Penyintas Kekerasan melalui Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Digital Bersama Tel-U


					Telkom Indonesia Perkuat Pemberdayaan Perempuan Penyintas Kekerasan melalui Pelatihan Kewirausahaan Berbasis Digital Bersama Tel-U Perbesar

BANDUNG – Dalam momentum menyambut Hari Kartini, Telkom Indonesia bersama Telkom University (Tel-U) menghadirkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pemberdayaan perempuan penyintas kekerasan melalui pendampingan dan pelatihan kewirausahaan. Program ini bertujuan mendukung percepatan pencapaian SDGs 5 (Kesetaraan Gender), SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat pada Sabtu (18/4/2026) lalu dalam siaran persnya.

Kegiatan ini diselenggarakan bersama Tel-U, serta Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mulai dari 16-18 April 2026 di Ruang Rapat Bangga Kencana DP2KBP3A Kabupaten Bandung Barat serta beberapa laboratorium di Tel-U.

Program ini menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi perempuan sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan berbasis teknologi di daerah.

Program ini digagas oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Tel-U dengan melibatkan SDGs Center TelU serta Center of Excellence (CoE) Smart Tourism & Hospitality sebagai pelaksana lapangan. Ketua Pelaksana, Dr. Eka Yuliana, S.T., MSM., CECP., CBC, menjelaskan bahwa pelibatan akademisi lintas unit mencerminkan pendekatan kolaboratif dalam mengintegrasikan pendidikan, riset terapan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga :  Tel-U Raih Terbaik 3 pada Indonesia’s SDGs Action Awards 2025 melalui Program GARUDA

Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 50 peserta perempuan, dengan fokus penguatan kompetensi kewirausahaan, pemasaran digital, literasi keuangan, serta pemanfaatan teknologi. Selain membekali keterampilan praktis, program ini juga diarahkan untuk mendukung digitalisasi usaha dan memperkuat peran perempuan sebagai pelaku ekonomi produktif di Kabupaten Bandung Barat.

Senior Manager SDGs SRC PT Telkom Indonesia Tbk., Suharsono, S.T., M.M., menegaskan bahwa program TJSL ini tidak hanya berfokus pada pemberdayaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya percepatan transformasi digital nasional.  

“Program ini menjadi bagian dari komitmen Telkom Indonesia dalam mendorong pencapaian SDGs melalui pemberdayaan perempuan berbasis kewirausahaan. Ke depan, kami juga melihat peran teknologi, termasuk artificial intelligence (AI), sebagai enabler penting dalam meningkatkan daya saing UMKM, mulai dari analisis pasar hingga optimalisasi pemasaran digital. Melalui program TJSL ini, Telkom juga turut berkontribusi dalam mempercepat ekosistem AI nasional, khususnya dalam mendukung digitalisasi entrepreneur perempuan di Kabupaten Bandung Barat,” ujarnya.

Baca Juga :  Tel-U dan NICT Jepang Perkuat Kolaborasi Riset Melalui MoU di Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi

Sementara itu, Plt. Kepala DP2KBP3A Kabupaten Bandung Barat, Drs. Asep Sehabudin, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Tel-U dan Telkom Indonesia.

“Kami mengapresiasi kolaborasi yang diinisiasi bersama Telkom Indonesia dan Tel-u dalam mendukung pemberdayaan perempuan di Kabupaten Bandung Barat, khususnya bagi penyintas kekerasan. Program ini sangat strategis karena tidak hanya meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga berkontribusi pada penguatan ekonomi keluarga dan masyarakat secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Melalui program ini, Telkom Indonesia bersama Tel-U menegaskan komitmennya dalam menghadirkan dampak sosial berkelanjutan melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis teknologi. Pendampingan berkelanjutan selama tiga bulan pasca pelatihan menjadi bukti keseriusan program dalam memastikan dampak jangka panjang, sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan perempuan yang adaptif terhadap perkembangan digital.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Prodi Ilkom FISIP Unpas Gelar Pelatihan Literasi Digital untuk Cegah Cyber Bullying di Madrasah Karya Madani

20 Juli 2026 - 15:23 WIB

RS Maranatha Perkuat Peran sebagai Rumah Sakit Pendidikan melalui PPDS Obstetri dan Ginekologi

18 Juli 2026 - 17:15 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Perkuat Pendidikan Kalimantan Tengah: Hibahkan 20 Hektare Lahan untuk Sekolah Garuda dan Luncurkan Program Strategis Pendidikan 2026

18 Juni 2026 - 19:58 WIB

Manfaatkan AI Tanpa Gantikan Tutor, Edupoint.id Personalisasi Les Privat dan Bimbel untuk 70.000+ Pelajar di 60+ Kota di Seluruh Indonesia

13 Juni 2026 - 20:05 WIB

Telkom Indonesia Jadikan Inovasi Mahasiswa sebagai Mesin Penggerak Transformasi Digital Perusahaan

21 Mei 2026 - 08:14 WIB

Tel-U Resmi Serahkan Video Pemutakhiran Penyandang Disabilitas kepada KND

20 April 2026 - 13:59 WIB

Trending di Headline