Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Daerah · 30 Okt 2024 06:02 WIB

Haru Komitmen Tingkatkan Aksesibilitas Difabel Di Pelayanan Publik Dalam Pemaparan Debat Perdana


					Haru Komitmen Tingkatkan Aksesibilitas Difabel Di Pelayanan Publik Dalam Pemaparan Debat Perdana Perbesar

BANDUNG – Calon Wali Kota Bandung nomor urut 2, Haru Suandharu, berkomitmen meningkatkan aksesibilitas difabel terhadap pelayanan publik di Kota Bandung.

Hal tersebut disampaikan Haru saat Debat Publik Perdana Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung 2024 yang berlangsung di Sudirman Grand Ballroom, Kota Bandung, Rabu malam (30/10).

Pada kesempatan tersebut, Haru memaparkan rencana strategis untuk mempercepat pengembangan sarana prasarana kota yang ramah difabel.

“Aksesibilitas difabel harus kita pastikan mereka mendapat pelayanan yang baik. Kita akan mengusulkan peraturan daerah (Perda) khusus dan menyiapkan peraturan wali kota (Perwal) agar implementasinya bisa berjalan lancar,” ujar Haru.

Baca Juga :  FGD Bandungku Sehat Mental, Haru: Kesehatan Mental Terjaga, Produktifitas Terjaga

Ia menambahkan, layanan publik akan didesentralisasi, sehingga masyarakat difabel bisa mengakses layanan hingga di tingkat kecamatan.

Menurutnya, desentralisasi layanan akan membantu kaum difabel agar tidak perlu datang ke kantor-kantor dinas yang biasanya berlokasi jauh dari tempat tinggal mereka.

“Secara bertahap, kita akan perluas akses ini hingga ke tingkat kelurahan. Dengan begitu, mereka bisa lebih mudah dalam mengakses layanan yang mereka butuhkan,” katanya.

Baca Juga :  Momentum Maulid Nabi, Haru: Teladani Sifat Rasul Merupakan Kunci Segalanya

Sebagai bagian dari program kolaborasi yang dinamakan Bandung Berdaya, Haru juga mengusulkan pendekatan collaborative government untuk mengatasi keterbatasan aksesibilitas dan partisipasi masyarakat.

Program PIPPK yang lebih selektif dan insentif bagi RT/RW juga akan ditingkatkan, agar mereka bisa turut membantu difabel dalam memenuhi kebutuhan mereka secara lebih mudah dan cepat.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebur juga menekankan pentingnya transformasi digital dan penerapan one-stop service berbasis teknologi digital.

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kolaborasi Akademisi dan Instansi, Survei Kajian Faktor Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas di Wilayah Polres Bogor

30 April 2026 - 12:30 WIB

Opsgab Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak di Padalarang

30 April 2026 - 07:12 WIB

Tim Pembina Samsat Sukabumi I Cibadak Gelar Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor di Sukaraja

29 April 2026 - 17:59 WIB

Jasa Raharja Cabang Purwakarta Gelar Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas Dan Pelatihan Pertolongan Pertama Bagi Korban Kecelakaan Di SMPN 1 Cibogo

29 April 2026 - 17:56 WIB

Upaya Tingkatkan Kepatuhan, Jasa Raharja Karawang Dukung Pemeriksaan Pajak Kendaraan

29 April 2026 - 17:54 WIB

Perkuat Kepatuhan Pajak, Tim Pembina Samsat Depok Gelar Operasi Khusus dan Sosialisasi Kesamsatan di PT Bank Mandiri Tbk dan CV Juanda Group

29 April 2026 - 17:24 WIB

Trending di Berita Daerah