Menu

Mode Gelap
12.519 Mahasiswa Baru UPI Ikuti MOKA-KU 2025 Kedai 181! Nikmati Bakmi hingga Ayam Tangkap Khas Aceh dengan Cita Rasa Autentik SBM ITB Raih Penghargaan Entrepreneurial Marketing: Campus for Impact ICMEM SBM ITB 2025: Membangun Keberlanjutan Industri di Indonesia Vera Deliana Rahayu: Anak Muda Harus Berani Inovasi di Industri Teh Lokal

Bisnis · 11 Nov 2025 17:54 WIB

Sekmen Ekraf Sebut Jabar Penyumbang Terbanyak 25 Persen Pelaku Ekonomi Kreatif se-Indonesia


					Sekmen Ekraf Sebut Jabar Penyumbang Terbanyak 25 Persen Pelaku Ekonomi Kreatif se-Indonesia Perbesar

BANDUNG Sekretaris Kementerian Ekonomi Kreatif Dessy Ruhati mengatakan Provinsi Jawa Barat penyumbang terbanyak 25 persen pelaku ekonomi kreatif (ekraf) se-Indonesia. Selain itu, mampu menyerap tenaga kerja hingga 6 juta orang.

Kata dia, tercatat sebagai provinsi dengan jumlah pelaku ekonomi kreatif terbesar di Indonesia pada 8 November tahun 2025 dari hub.ekraf.go.id. Kota Bandung, Depok, dan Bekasi merupakan wilayah yang terbanyak pelaku ekonomi kreatif.

“Sebaran pelaku ekonomi kreatif di Provinsi Jawa Barat terbesar di Indonesia sebesar 25,96 persen,” ucap dia saat acara Kolektif Ekraf Hub Connecting Bandung di Kota Bandung, Selasa (11/11/2025)

Dia menjelaskan, di bidang ekonomi kreatif, sektor yang dominan menonjol di Jawa Barat yaitu fesyen 37,82 persen, kuliner 34,89 persen dan kriya 8,23 persen. Sedangkan jumlah tenaga kerja industri ekonomi kreatif di Jawa Barat mencapai 6,09 juta atau 23.03 persen dari total tenaga kerja ekonomi kreatif di Indonesia.

Lanjut dia, Provinsi Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah tenaga kerja ekonomi kreatif terbesar secara nasional.

Selain itu, nilai ekspor produk ekonomi kreatif di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat mencapai 367,76 juta dolar AS. Dengan total investasi mencapai Rp 1,27 triliun.

Di tengah perkembangan pelaku ekonomi kreatif yang maju di Jawa Barat, ia mengatakan pihaknya membuat platform digital yaitu Ekraf Hub. Keberadaannya diharapkan menjadi tempat bagi para pelaku ekonomi kreatif nasional untuk berjejaring, berkolaborasi dan membuat tumbuh ekonomi kreatif.

Dia berharap dengan platform ekraf hub ini bisa  menjadi sarana akses untuk menghubungkan dan menjadi membuka jejaring dari ekosistem ekonomi kreatif bukan hanya di daerah, tapi kita akan terus kembangkan hingga ke dunia global.

Selain itu, nilai ekspor produk ekonomi kreatif di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat mencapai 367,76 juta dolar AS. Dengan total investasi mencapai Rp 1,27 triliun.

Di tengah perkembangan pelaku ekonomi kreatif yang maju di Jawa Barat, ia mengatakan pihaknya membuat platform digital yaitu Ekraf Hub. Keberadaannya diharapkan menjadi tempat bagi para pelaku ekonomi kreatif nasional untuk berjejaring, berkolaborasi dan membuat tumbuh ekonomi kreatif.

Ia menyebutkan, berdasarkan data pada Ekraf Hub, sektor yang paling menonjol dalam ekonomi kreatif di Jawa Barat adalah fesyen (37,82 persen), kuliner (34,89 persen), dan kriya (8,23 persen). Hal ini sejalan dengan data yang kami himpun dari BPS, BKPM dan Bea Cukai. Data Tenaga kerja di industri ekonomi kreatif  pada tahun 2024 mencapai 6,09 juta di Provinsi Jawa Barat orang atau 23,03 persen dari total tenaga kerja ekonomi kreatif nasional.

Sementara itu, pada tahun yang sama, nilai ekspor produk ekonomi kreatif di Kota Bandung mencapai 367,76 juta dolar AS, dengan total nilai investasi sebesar Rp1,27 triliun.

Sedangkan mereka yang bekerja sebanyak 24,51 juta orang. Terdiri dari pekerja penuh 17,66 juta orang, pekerja paruh waktu 4,80 juta orang dan setengah pengangguran sebanyak 2,05 juta orang.

“Sepanjang Agustus tahun 2024 hingga Agustus tahun 2025 terjadi penyerapan tenaga kerja 0,09 juta orang,” mengutip BPS Jabar.

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tim Pembina Samsat Jawa Barat Laksanakan Uji Coba Samsat Pembantu Kabupaten Bogor di Jonggol dan Leuwiliang

15 Januari 2026 - 09:34 WIB

Jasa Raharja Samsat Rancaekek Perkuat Sinergi Pelayanan Santunan Melalui Kunjungan ke RSUD Cicalengka dan RS Kesehatan Kerja

15 Januari 2026 - 08:51 WIB

Jasa Raharja Kanwil Utama Jawa Barat Perkuat Sinergi dengan RS Hermina Soreang untuk Optimalisasi Pelayanan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

15 Januari 2026 - 08:29 WIB

Di Awal Tahun 2026, Jasa Raharja Karawang Dorong Kolaborasi Keselamatan melalui Forum Komunikasi Lalu Lintas

14 Januari 2026 - 09:57 WIB

Tim Pembina Samsat Kabupaten Sukabumi I Cibadak Laksanakan Giat Penelusuran Pajak Kendaraan Bermotor

14 Januari 2026 - 09:36 WIB

Tingkatkan Keamanan Perjalanan, Jasa Raharja Lakukan Kunjungan Strategis ke Kantor Pusat PO Sinar Jaya

14 Januari 2026 - 08:57 WIB

Trending di Berita Daerah