Menu

Mode Gelap
12.519 Mahasiswa Baru UPI Ikuti MOKA-KU 2025 Kedai 181! Nikmati Bakmi hingga Ayam Tangkap Khas Aceh dengan Cita Rasa Autentik SBM ITB Raih Penghargaan Entrepreneurial Marketing: Campus for Impact ICMEM SBM ITB 2025: Membangun Keberlanjutan Industri di Indonesia Vera Deliana Rahayu: Anak Muda Harus Berani Inovasi di Industri Teh Lokal

Berita Daerah · 1 Feb 2026 10:56 WIB

Bencana Longsor di Cisarua KBB, Relawan Hulubalang Indonesia Turun ke Zona A1–A2


					Bencana Longsor di Cisarua KBB, Relawan Hulubalang Indonesia Turun ke Zona A1–A2 Perbesar

Bandung Barat – Bencana tanah longsor yang melanda wilayah Kecamatan Cisarua dan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), masih menyisakan duka mendalam. Berdasarkan data kebencanaan terbaru, longsor yang terjadi sejak 24 Januari 2026 mengakibatkan puluhan rumah rusak, ratusan warga terdampak, serta korban jiwa.

Dalam proses penanganan darurat tersebut, tercatat sebanyak 10 personel Relawan Hulubalang Indonesia terlibat langsung dalam operasi kemanusiaan. Para relawan diterjunkan untuk membantu pencarian korban bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Relawan Hulubalang Indonesia difokuskan melakukan operasi pencarian dan penyisiran di zona A1 hingga A2, yang merupakan area dengan tingkat risiko tertinggi. Tim bekerja bersama SAR gabungan, BPBD, serta unsur relawan lainnya dengan tetap mengedepankan standar keselamatan.

Menurut Chief Commander Hulubalang Indonesia, Ryza Rizaldy atau yang biasa disapa Ojos, Tim Rescue Hulubalang Indonesia menurunkan 10 personel untuk memperkuat operasi pencarian dan evakuasi korban di lokasi longsor.

“Personel kami disiagakan khusus di sektor A1 sampai A2 untuk membantu pencarian korban yang masih dinyatakan hilang. Seluruh tim bergerak di bawah koordinasi SAR gabungan dan mengikuti prosedur keselamatan yang berlaku,” ujar Ojos.

Berdasarkan data sementara, Kecamatan Cisarua menjadi wilayah terdampak paling parah dengan 48 rumah rusak berat, satu fasilitas umum terdampak, serta satu tempat ibadah terdampak. Total warga terdampak mencapai 51 KK atau 158 jiwa, dengan 44 KK atau 146 jiwa mengungsi, serta 10 orang masih dalam pencarian.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Dorong Transportasi Publik yang Berkeselamatan, Jasa Raharja Lakukan Kunjungan Kerja ke Perum DAMRI Station Kemayoran

18 Februari 2026 - 08:23 WIB

Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Jasa Raharja siapkan kuota untuk 23.500 Pemudik

18 Februari 2026 - 08:18 WIB

KSPSI Jabar Gelar Munggahan dan Peringati HUT ke-53, Perkuat Sinergitas dengan Polda Jabar

17 Februari 2026 - 13:26 WIB

Jasa Raharja Cabang Indramayu Berkolaborasi dengan Instansi Terkait Gelar Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (FLLAJ)

13 Februari 2026 - 13:56 WIB

Jasa Raharja Cabang Indramayu Menghadiri Giat Apel Kamtibmas Ojol di Polres Indramayu

13 Februari 2026 - 13:45 WIB

Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali

13 Februari 2026 - 08:28 WIB

Trending di Berita Daerah