Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 19 Jun 2024 11:00 WIB

Bey Machmudin Akui Sedih, Banyak Lansia Banting Tulang di Masa Tua


					Bey Machmudin Akui Sedih, Banyak Lansia Banting Tulang di Masa Tua Perbesar

BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengaku sedih, karena masih banyak lansia yang banting tulang di masa tuanya.

Padahal kata Bey Machmudin, sejatinya para lansia di masa tuanya harus lebih banyak menikmati hidup dan bukan bekerja mencari nafkah.

Terlebih berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2022 lalu, ada 5,7 juta lansia masih harus bekerja menopang 11,1 juta generasi milenial dan generasi Z.

Baca Juga :  Bey Machmudin Harap Budaya Baca Kembali Menggeliat

“Generasi muda harus lebih bertanggungjawab dan menghormati para lansia,” kata Bey Machmudin dalam sambutannya pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional Tingkat Jabar 2024, di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu 19 Juni 2024.

5,7 juta lansia tersebut lanjut dia, bekerja di sektor formal dan informal. Dimana mayoritas di sektor informal seperti pedagang dan buruh tani.

“Di data itu, Jawa Barat urutan ke empat. Jadi masih banyak lansia yang bekerja. Sektor formal 20 persen, sisanya informal,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Dorong Keterlibatan Industri di Sekolah Vokasi, Intervensi Jumlah Pengangguran

Bey Machmudin berharap, generasi muda sejatinya jangan sampai membiarkan para lansia masih bekerja di usia senja mereka. Apalagi harus menjadi tulang punggung, untuk memenuhi kebutuhan nafkah harian di rumah.

“Intinya saya ingin, kalaupun mereka bekerja. Supaya hanya ada kegiatan, tapi jangan sampai jadi tulang punggung keluarga. Sangat prihatin, sedih juga,” tandasnya. 

Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Bersama Lima Pilar Keselamatan Laksanakan Survei Lapangan pada Titik Prioritas di Kabupaten Subang

29 Juli 2026 - 07:09 WIB

PT Jasa Raharja (Persero) Perkuat Sinergi dengan PT Kereta Api Indonesia melalui Sosialisasi Asuransi Wajib Kecelakaan Penumpang Tahun 2026

28 Juli 2026 - 07:22 WIB

PJ Samsat Kota Tasikmalaya Laksanakan Survey Ahli Waris Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Sukaratu

27 Juli 2026 - 07:19 WIB

Inisiatif PT Jasa Raharja, Petugas Samsat Kawali Laksanakan GASPOLL di Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis

27 Juli 2026 - 07:16 WIB

Dorong Kepatuhan Masyarakat, Jasa Raharja Bandung dan Samsat Padjajaran Gelar Pemeriksaan PKB dan SWDKLLJ

27 Juli 2026 - 07:13 WIB

Jasa Raharja Cabang Sukabumi Dan Satlantas Polres Kota Sukabumi Perkuat Budaya Keselamatan Berkendara Melalui Sosialisasi Safety Riding di PT Pratama Sukalarang

27 Juli 2026 - 07:10 WIB

Trending di Berita Daerah