“Kami mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang telah menyalurkan dana CSR secara tepat sasaran dan akuntabel. Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus berupaya untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan dunia usaha, agar program-program CSR dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi masyarakat,” tuturnya.
Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar Iendra Sofyan mengungkapkan, perlu adanya kolaborasi dalam membangun daerah, salah satunya melalui CSR.
Harapannya melalui CSR, pekerjaan rumah dalam pembangunan di Jawa Barat dapat diakselerasi maksimal guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Mengacu pada delapan pintu rezeki, diantaranya CSR. Luas Jawa Barat itu 5,3 juta hektare dan penduduknya sekitar 50 juta. 2045 diprediksi mencapai 56,8 juta. Ini PR sangat besar bagaimana kita bersama-sama berkolaborasi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tandasnya.


























