BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meminta, pemangku kepentingan pendidikan dapat menjaga komitmennya, guna memastikan PPDB 2024 nir kecurangan.
Bey Machmudin mengatakan, tidak hanya Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar yang harus serius memastikan PPDB 2024 berjalan transparan dan objektif, tetapi juga Kantor Cabang Dinas (KCD) serta Disdik kota/kabupaten.
“Saya titip ke semua, agar semua mengacu pada satu aturan yaitu transparan, bersih, jujur, adil dan akuntabel. Jangan ada lagi titipan, jangan ada lagi satu kursi sekian juta. Semuanya harus transparan dan masyarakat harus puas dengan proses ini,” ujar Bey Machmudin di Gedung Sate, Kota Bandung baru-baru ini.
Panitia pelaksana PPDB 2024 lanjut dia, harus transparan dan jujur, serta siap menghadapi orangtua siswa bila terjadi keluhan.
“Kalau ada yang tidak diterima, kenapa tidak diterima, harus adil semua. Jangan ada pilih kasih dan semua aturan harus jelas bagaimana diterapkan di lapangan,” ucapnya.
Bila ditemukan kecurangan kata Bey Machmudin, aturan yang sudah dibuat harus ditegakkan secara tegas tanpa tedeng aling-aling.
“Jangan sampai kalau ada pemalsuan, ditindaktegas, seandainya ada. Kami akan tindak tegas dengan Saber Pungli,” imbuhnya.
Dia pun mengapresiasi Kadisdik Jabar yang telah menandatangani pakta integritas, siap mundur dari jabatannya bila gagal memastikan PPDB 2024 berjalan transparan, objektif dan bebas kecurangan.
“Tadi Pak Kadisdik sudah berani tandatangan pakta integritas, artinya beliau sudah menjamin,” imbuhnya.
Bey Machmudin pun meyakini, keputusan Wahyu yang mempertaruhkan kursi jabatannya, telah dipertimbangkan secara matang melalui serangkaian persiapan.



























