BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin kecewa, karena ada fasilitas umum (Fasum) di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka dibiarkan rusak.
Salah satunya adalah toilet umum yang berada di luar, dimana disediakan bagi penunggu penumpang atau pengemudi dibiarkan rusak.
Bey Machmudin mengatakan, tidak ada alasan yang membenarkan fasum dibiarkan rusak dan tidak segera ditangani. Dia pun meminta manajemen PT BIJB untuk segera memperbaiki, demi meningkatkan kenyamanan pengunjung bandara.
“Semuanya harus baik, dengan standar yang layak. Harus dijaga kebersihannya dan (harus) berfungsi semuanya,” ujar Bey Machmudin usai melakukan sidak persiapan BIJB untuk keberangkatan jamaah haji Jabar, Jumat 3 Mei 2024.
Tidak hanya itu, dia juga meminta agar BIJB disediakan masjid untuk melaksanakan ibadah salat Jumat, khususnya pada masa keberangkatan dan kepulangan jamaah haji kelak.
Ini dimaksud supaya meningkatkan kenyamanan pengunjung, kala mengunjungi BIJB Kertajati tanpa khawatir terganggu keinginan untuk beribadah.
“Jangan sampai karena mau berangkat, dianggap musafir (semua). Tidak semua orang sama. Ada yang tetap mau Jumatan. Maka saya minta untuk disiapkan fasilitas untuk Jumatan. Jangan sampai menimbulkan kekecewaan,” ucapnya.

























