Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Beranda · 14 Nov 2024 18:53 WIB

Bey Machmudin Pastikan, Kredit Jabar Caang Selaras dengan Program Pemerintah Pusat


					Bey Machmudin Pastikan, Kredit Jabar Caang Selaras dengan Program Pemerintah Pusat Perbesar

BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin memastikan, program kredit Jabar Caang tidak akan mengganggu dan berbenturan dengan program pusat. Bahkan selaras, untuk menyejahterakan masyarakat.

Dimana kredit Jabar Caang berupa akses pinjaman dengan bunga ringan, memang diperuntukkan untuk mencetak wirausahawan baru, yang sebelumnya telah mendapatkan serangkaian pelatihan.
Bukan untuk pelaku usaha yang telah eksisting, namun tengah memiliki kendala dalam modal.
Sehingga kata Bey Machmudin, telah dipersiapkan dan tidak akan membebani program pemerintah pusat untuk menghapus hutang petani, nelayan dan UMKM yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47/2024 tentang penghapusan piutang macet kepada UMKM.
“Yang dihapuskan kan yang macet dan sebagainya,” kata Bey Machmudin di Kota Bandung, Kamis 14 November 2024.
Pemprov Jabar lanjut dia, dalam mengimplementasikan program kredit Jabar Caang tentunya akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat. Supaya tidak terjadi kendala dalam pelaksanaannya.
Maka dari itu dalam aplikasinya kelak kata dia, baru akan dieksekusi setelah ada ketentuan resmi dari pemerintah pusat, dalam program penghapusan hutang untuk nelayan, petani dan UMKM.
“Tapi nanti supaya inline dengan pemerintah pusat seperti apa, jadi akan menyesuaikan,” ucapnya.
Kredit Jabar Caang akronim dari cepat, aman, bunga ringan sejatinya menyasar kalangan ibu rumah tangga di desa-desa.
Melalui bantuan penetrasi dari Dinas Koperasi dan UMKM kabupaten/kota, diharapkan program tersebut dapat terakselerasi maksimal.
Ibu rumah tangga kelak akan mendapatkan serangkaian pelatihan, baik manajemen bisnis, marketing, promosi digital, serta kontinuitas.
Targetnya, di 2025 hadir 600 ribu wirausahawan baru dari 27 kota/kabupaten dari Jawa Barat.
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Umroh-Haji Makin Mudah, Rubi Tour Buka di Gading Tutuka

26 Juli 2026 - 18:39 WIB

1.404 Praja IPDN Diwisuda, Mendagri: Banyak Kepala Daerah Berebut Lulusan

26 Juli 2026 - 18:21 WIB

Jasa Raharja Bersama Tim Pembina Samsat Gelar Operasi Gabungan Pemeriksaan Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor

26 Juli 2026 - 07:52 WIB

PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Utama Jawa Barat Salurkan Santunan Rp179,62 Miliar pada Semester I 2026

24 Juli 2026 - 08:10 WIB

Jasa Raharja Perkuat Ekosistem Pelayanan melalui Sinergi dengan Pemprov dan Polda Jambi

24 Juli 2026 - 08:02 WIB

Jasa Raharja dan RS Rayhan Gelar Pelatihan PPGD bagi Relawan Ambulans dan Perangkat Wilayah Cipeundeuy

24 Juli 2026 - 07:58 WIB

Trending di Berita Daerah