Menu

Mode Gelap
Lewat Program CSR, Telkom Indonesia dan Telkom University Dorong Kemandirian Energi Desa Lewat Biodigester di Boyolali Anugerah Avirama Nawasena 2026 Soroti Praktik Nyata ESG dan Kepemimpinan Berkelanjutan Dies Natalis ke-22, SBM ITB Tegaskan Komitmen Pendidikan Bisnis Berdampak SBM ITB Luncurkan Thought Leadership: Entrepreneurial Business 600 Orang Lebih Laksanakan Kegiatan Wisuda di UPI, Prof Didi Singgung Ijazah

Berita Ekonomi · 19 Nov 2024 17:18 WIB

Bey Machmudin Tinjau Kesiapan Industri Susu Lokal, Dukung Program Makan Bergizi Gratis


					Bey Machmudin Tinjau Kesiapan Industri Susu Lokal, Dukung Program Makan Bergizi Gratis Perbesar

BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengecek kesiapan industri susu lokal, dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah pusat.

Dimana Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap industri pengolahan susu (IPS) lokal, mampu menopang kebutuhan program MBG.

Bey Machmudin mengatakan, dukungan IPS diperlukan dalam upaya pemenuhan kebutuhan susu, sebagai salah satu komponen dalam program MBG yang sudah ditetapkan oleh Presiden RI pada 2025 mendatang.

“Karena itu, IPS didorong untuk bisa memaksimalkan produksi melalui produk yang berasal dari Susu Segar Dalam Negeri (SSDN),” katanya, Selasa 19 November 2024.

Baca Juga :  Sumedang raih 'The Best 7 Exhibitors' dari Kemenpan RB

Dalam rangka kolaborasi penyediaan susu di Jawa Barat, Bey Machmudin berkunjung ke PT. Ultrajaya Milk Industry di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat awal pekan ini.

Dalam kunjungannya Bey didampingi oleh Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat Siti Rochani, Kepala Biro BUMD dan Investasi Setda Jabar Lusi, Kepala DESDM Jabar dan Direksi PT Migas Utama Jabar.

Pihaknya melihat kesiapan dan proses produksi, sekaligus melihat penggunaan energi baru terbarukan yang diterapkan pihak Ultrajaya.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Targetkan E-Monev Proyek Strategis Rampung Mei Ini

Bey Machmudin sendiri memastikan, program Makan Siang Bergizi ini sudah diujicobakan di beberapa kabupaten dan kota di Jabar, salah satunya di Sumedang.

“Evaluasinya  bagus dan semua mendukung, jadi artinya memang baik program itu dan memberdayaakan ekonomi lokal,” katanya.

DKPP Jabar sendiri memastikan, para pelaku usaha sudah berkomitmen mendukung peningkatan produksi dan populasi ternak sapi perah di Jawa Barat, serta menindaklanjuti program quickwins Astacita (makan bergizi dan minum susu) Presiden Prabowo Subianto.

Artikel ini telah dibaca 119 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat dan Ditlantas Polda Jabar Matangkan Kolaborasi Hari Bhayangkara ke-80, Siapkan Pameran Traffic Accident Analysis (TAA) dan Program Polantas Menyapa Ojol

12 Juni 2026 - 19:35 WIB

Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat Terima Kunjungan Kepala Bapenda Jawa Barat Bahas Program Kerja Samsat serta Langkah Strategis Peningkatan Pelayanan Masyarakat

12 Juni 2026 - 19:32 WIB

Kolaborasi Tim Pembina Samsat Depok dan Badan Keuangan Daerah dalam Sosialisasi Implementasi UU HKPD untuk Optimalisasi Pendapatan Daerah

12 Juni 2026 - 18:57 WIB

PT Jasa Raharja Koordinasi dengan Kanit Gakkum Polres Tasikmalaya untuk Percepatan Penanganan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

11 Juni 2026 - 19:15 WIB

Tim Pembina Samsat Kabupaten Cianjur Gelar Operasi Pajak Kendaraan Bermotor di Terminal Pasir Hayam dan Tugu Lampu Gentur

11 Juni 2026 - 19:12 WIB

Tingkatkan Kepatuhan Pajak, Tim Samsat Induk Indramayu dan Haurgeulis Gelar Koordinasi Teknis

10 Juni 2026 - 19:24 WIB

Trending di Berita Daerah