Menu ✖

Mode Gelap
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers Ubah Konflik Jadi Peluang Belajar: Dosen Universitas Widyatama Latih Guru PAUD Cimahi Selatan Kelola Konflik di Kelas Jasa Raharja dan Subdenpom Karawang Perkuat Sinergi Penanganan Laka Lantas yang Melibatkan Anggota TNI Tingkatkan Kesiapsiagaan, Jasa Raharja Cabang Cirebon Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) Di Kec Palimanan Kab Cirebon Upaya Keselamatan Lalu Lintas, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Cirebon Gelar Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) Di SMAN 1 Arjawinangun Kab Cirebon

Pendidikan · 18 Agu 2026 13:39 WIB

Dari Botol Bekas Jadi Meja dan Kursi: Dosen Universitas Widyatama Latih Warga Binaan Lapas Sukamiskin Berkreasi dengan Ecobrick


					Dari Botol Bekas Jadi Meja dan Kursi: Dosen Universitas Widyatama Latih Warga Binaan Lapas Sukamiskin Berkreasi dengan Ecobrick Perbesar

Ecopreneurship sebagai Bekal Kemandirian

Kegiatan ini mengusung tema “Ecopreneurship BerbasisDaur Ulang Limbah Plastik Rumah Tangga sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Perempuan di Kota Bandung”. Tema ini dipilih dengan pertimbangan bahwa keterampilan wirausaha hijau dapat menjadi bekal yang relevan bagi wargabinaan untuk membangun kemandirian ekonomi setelah masa hukuman berakhir.

Ketua tim pelaksana kegiatan, Dr. Rima Rahmayanti, S.E., M.M., menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanyabertujuan mengenalkan teknik pembuatan ecobrick, tetapi juga menanamkan pola pikir kewirausahaan berkelanjutan kepadawarga binaan. Meja dan kursi hasil olahan ecobrick tersebut diharapkan dapat dijual sehingga memberikan nilai ekonomisekaligus membuka peluang bagi warga binaan untukberwirausaha secara mandiri.

Baca Juga :  Job Fair Universitas Widyatama Sukses Hadirkan Ribuan Pengunjung dalam Dua Hari

“Kami ingin warga binaan tidak hanya memilikiketerampilan teknis membuat ecobrick, tetapi juga memahamibagaimana botol-botol bekas ini bisa diolah menjadi perabot seperti meja dan kursi yang punya nilai jual, sehingga bisa menjadi modal usaha ketika mereka kembali ke tengahmasyarakat,” ujar Rima.

Dari Botol Bekas Menjadi Meja dan Kursi

Dalam pelatihan tersebut, warga binaan diajarkan tahapanpembuatan ecobrick secara bertahap, mulai dari memastikanbotol plastik air mineral dan sampah plastik lembut dalam kondisi bersih dan kering, memotong plastik menjadi bagian-bagian kecil agar mudah dipadatkan, hingga mendorongplastik ke dalam botol menggunakan tongkat kayu hinggabenar-benar padat di setiap sudutnya.

Baca Juga :  Universitas Widyatama Gelar Job Fair Career Utama 2026, Lebih dari 50 Perusahaan Berkumpul

Kepadatan botol menjadi kunci utama agar ecobrickcukup kuat digunakan sebagai rangka meja dan kursi. Sebagaistandar, botol berukuran 600 ml harus memiliki bobotminimal 200 gram, sedangkan botol 1,5 liter minimal 500 gram, dengan tekstur yang keras seperti batu saat ditekan. Botol-botol yang telah padat kemudian dirangkaimenggunakan lem tembak, silikon sealant, atau lakban beningtebal, dan dilengkapi alas triplek, busa untuk dudukan, sertapelapis kain agar tampil sebagai perabot yang siap pakai.

Artikel ini telah dibaca 98 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Simulasi Acara Adat, SMK ICB Cinta Wisata Siapkan Siswa Hadapi Dunia Kerja

2 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Tel-U Gelar Connexus 2026, Perkuat Ekosistem dan Talenta Kabel Bawah Laut di Asia-Pasifik

14 September 2026 - 16:04 WIB

Telkom University Resmi Buka Fakultas Kedokteran, Cetak Dokter Masa Depan Berbasis Teknologi Digital

2 September 2026 - 08:07 WIB

13 Ribu Mahasiswa Baru UPI Donasikan Pohon, Wujudkan Kampus Hijau

19 Agustus 2026 - 09:37 WIB

UPI Didorong Beri Masukan Strategis untuk Kebijakan Pendidikan Nasional

18 Agustus 2026 - 12:31 WIB

UPI Dorong Budaya Riset Pelajar Indonesia di Kinabalu melalui Workshop Penyusunan Proposal Penelitian

17 Agustus 2026 - 17:53 WIB

Trending di Pendidikan