Sementara itu, Dedi mengaku rakerda dan konsolidasi ini iseperti nostalgia. Karena Dedi mengaku telah banyak memiliki kedekatan emosional dengan partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu. “Saya bahagia dengan Demokrat. Karena sudah punya kedekatan emosional cukup lama,” terangnya.
Berbekal kedekatan itu, tentu menjadi hal yang mudah bagi para kader Partai Demokrat untuk ikut memperjuangkan pasangan Dedi-Erwan. “Kalau sudah suka, berarti sudah panggilan jiwa tanpa harus instruksi khusus,” jelasnya.
Di pilkada sebelumnya, Dedi sendiri juga telah mendapat dukungan Partai Demokrat. Kala itu ia menjadi calon gubernur berpasangan dengan Deddy Mizwar. “Jadi sekarang tinggal konsolidasi emosi saja,” tuturnya. (*)



























