Menu

Mode Gelap
Nahdliyin Muda Usulkan Ridwan Kamil-Ono Surono di Pilgub Jabar 2024 Sekda Herman Suryatman: Operasi Pasar Bersubsidi Tuntas H-4 Lebaran Pastikan Keselamatan dan Kenyamanan, Perhatikan Aturan Bagasi Penumpang Whoosh Sehari Dilantik, Sekda Herman Suryatman Langsung Rapat secara Maraton Bey Machmudin Harap Kontribusi Bank BJB Semakin Besar dalam Pembangunan Jabar

Headline · 29 Mar 2023 07:43 WIB

Goodle Doodle Hari ini Raden Ayu Lasminingrat, Siapakah Beliau?


					Goodle Doodle Hari ini Raden Ayu Lasminingrat, Siapakah Beliau? Perbesar

BANDUNG (Pajajaran Ekspres) — Ilustrasi Google Doodle hari ini, Rabu, 29 Maret 2023 menampilkan sosok Raden Ayu Lasminingrat. Nuansa cokelat mendominasi warna ilustrasi potret gambar diri Lasminingrat untuk Google Doodle-nya. Pemilihan sosok wanita Indonesia asal Sunda  ini bertepatan dengan ulang tahun Lasminingrat yang ke-169.

Raden Ayu Lasminingrat lahir pada 1843. Ia adalah putri dari pasangan Raden Haji Muhamad Musa dengan Raden Ayu Ria. Perempuan yang akrab disapa Lasmininingrat dikenal sebagai sosok intelektual dan sastrawan pendidikan dari tanah Sunda. Ayahnya adalah seorang ulama, penghulu limbangan, dan sastrawan Sunda yang terkenal di daerah Limbangan Garut.

Baca Juga :  Kemenkes Kirim 65 Tenaga Medis dan 2,5 Ton Logistik Kesehatan Untuk Korban Gempa Turki-Suriah

Profil Radem Ayu Lasminingrat
Lahir dari keluarga bangsawan menjadikan kelebihan bagi Lasminingrat untuk mendapatkan akses pendidikan memadai kala itu. Lasminingrat memeroleh pendidikan dasar di Kontroleur Levisian, sebuah sekolah untuk orang Belanda. Ketika menginjak usia 17 tahun, Lasminingrat bersekolah di sekolah eropa bernama Bizondere Europeesche School, Sumedang.

Lasminingrat pun dikenal aktif dalam perjuangan pendidikan bagi masyarakat pribumi, khususnya perempuan.

Lasminingrat menghasilkan karya-karya tulisan, antara lain Carita Erman yang merupakan terjemahan dari Christoph von Schmid serta Warnasari atawa roepa-roepa dongeng. Kedua karyanya ini menjadi buku pelajaran di berbagai sekolah di Indonesia dan tersebar hingga daerah luar jawa yang diterjemahkan dalam Bahasa Melayu.

Baca Juga :  Pemerintah Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran

Lasminingrat juga berhasil menyadurkan banyak cerita karya Grimm yang populerr di Eropa. Hal ini dilakukannya supaya penduduk pribumi, terutama perempuan dapat membaca karya-karya penulis Eropa tersebut.

Pada 1879,  Lasminingrat mendidik anak-anak melalui buku bacaan berbahasa Sunda, pendidikan moral, agama, dan ilmu alam. Pada 1911 bersama Dewi Sartika, Lasminingrat mendirikan sekolah perempuan bernama Sekolah Kautamaan Puteri.

Karena kontribusinya yang besar terhadap pendidikan di Tanah Air dan menjadi tokoh intelektual perempuan pribumi, Lasminingrat dijuluki sebagai tokoh perempuan ‘Sang Pemula’ .

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PKS Kota Bandung Telah Ajukan 2 Nama Tuk Pilwalkot Mendatang

19 Mei 2024 - 20:03 WIB

PKS Mantapkan Peluang Koalisi Tuk Menatap Pilgub Jabar

19 Mei 2024 - 19:58 WIB

Jasa Raharja Turut Dalam Kegiatan Pelaksanaan Penambahan Loket Khusus Pendaftaran Kendaraan Listrik di Samsat Rancaekek

18 Mei 2024 - 09:29 WIB

Masalah Tak Kunjung Usai, Masyarakat Kab. Bandung Harapkan Pemimpin Kedepan Lebih Concern

18 Mei 2024 - 09:05 WIB

Forum Silaturahmi Tanpa Batas Kab. Bandung Deklarasikan Haru Suandharu Untuk Gubernur Jabar

18 Mei 2024 - 09:01 WIB

Koordinasi Jasa Raharja Jawa Barat Dengan Bapenda Jawa Barat

17 Mei 2024 - 20:24 WIB

Trending di Berita Daerah