Dewi menambahkan, pendampingan Jasa Raharja terhadap UMKM binaan tidak hanya berhenti pada tahap pelatihan atau pemberian bantuan, tetapi juga terus diperluas melalui kesempatan berpartisipasi di ajang pameran berskala besar seperti INACRAFT. Melalui langkah ini, Jasa Raharja berharap para pelaku UMKM dapat memperoleh pengalaman langsung berinteraksi dengan pembeli potensial, memahami tren pasar, serta meningkatkan kemampuan promosi dan inovasi produk.
Dukungan Jasa Raharja ini pun mendapat apresiasi dari para pelaku UMKM binaan. Pemilik Lomart, Sri Wahyuni, yang telah menjadi mitra binaan sejak tahun 2010, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pendampingan yang konsisten diberikan Jasa Raharja.
“Saya merasa sangat terbantu sekali oleh Jasa Raharja. Ini bukan pertama kali saya ikut serta dalam pameran. Tahun 2016 saya pernah ikut Inacraft dan juga pameran di Aljazair, lalu di Mandalika pada 2021 bersama Jasa Raharja. Harapannya semoga Jasa Raharja terus bisa membantu UMKM dalam berpromosi,” ujar Sri Wahyuni.
Sementara itu, pemilik Wonderful Rotan, Agus Riki, juga menyampaikan hal serupa. “Sebagai mitra binaan Jasa Raharja, luar biasa support yang sudah diberikan kepada kami selaku UMKM. Semoga Jasa Raharja terus sukses dan semakin banyak membantu UMKM lainnya,” katanya.
Melalui berbagai program pemberdayaan dan pendampingan, Jasa Raharja berkomitmen untuk terus mendorong UMKM binaan agar naik kelas dan memiliki daya saing tinggi. Partisipasi di INACRAFT 2025 menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi Jasa Raharja dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif nasional, sekaligus memperkuat peran perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan prinsip keberlanjutan.


























