Plt. Direktur Utama Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana menyampaikan apresiasi atas semangat para relawan dan pentingnya sinergi BUMN dalam memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kegiatan Relawan Bakti BUMN ini telah menjadi sarana pembelajaran bagi insan BUMN untuk turun langsung ke lapangan, memahami kebutuhan masyarakat, dan memberikan kontribusi yang berdampak. Kami berharap para relawan membawa pulang semangat gotong royong, kepedulian, dan inovasi untuk terus kita terapkan dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Pada batch VIII ini, Desa Salenrang terpilih menjadi lokasinya. Desa yang dikenal sebagai pintu gerbang menuju kawasan wisata alam karst Rammang-Rammang, menyimpan potensi wisata dan budaya yang luar biasa. Namun, masyarakat setempat masih menghadapi tantangan dalam akses layanan kesehatan, literasi gizi anak, dan ketergantungan ekonomi pada sektor pariwisata yang bersifat musiman.
Selama tiga hari, relawan RBB melaksanakan program berbasis empat pilar utama, yaitu:
- Pendidikan: Relawan mengajar di SDN Inpres 221 Salenrang dan SMPN 28 Satap Salenrang, membagikan buku bacaan, alat tulis, serta melakukan perbaikan sarana sekolah. Kegiatan juga mencakup pemberian makanan bergizi gratis bagi anak-anak.
- Kesehatan: Pemeriksaan kesehatan gratis meliputi cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, konsultasi medis, serta pemberian vitamin kepada warga.
- Ekonomi: Pelatihan bagi UMKM lokal terkait pengemasan produk, standarisasi makanan, fotografi dasar untuk promosi wisata, dan pengelolaan homestay. Relawan juga ikut panen padi bersama petani setempat.
- Lingkungan: Aksi bersih-bersih sungai, penanaman pohon produktif, serta perbaikan sarana prasarana wisata di kawasan Rammang-Rammang.
Kegiatan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80, di mana relawan ikut berperan menjadi petugas upacara pengibaran bendera, menggelar lomba rakyat, dan menampilkan tarian adat Bugis-Makassar.


























